Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Bupati Asahan Minta Polisi dan Jaksa Proses Stafnya Yang "Nakal"

- Selasa, 27 Januari 2015 11:41 WIB
226 view
Bupati Asahan Minta Polisi dan Jaksa Proses Stafnya Yang
Kisaran (SIB)- Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang meminta Kajari Kisaran  dan  Kapolres Asahan memproses  staf-staf di lingkungan Pemkab Asahan "nakal" . “Kami mendengar banyak pengaduan yang disampaikan, tolong itu diproses,” kata Taufan Gama Simatupang, saat menyampaikan ekspos Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (ILPPD) Kabupaten Asahan tahun 2014, Senin (26/1) di GOR Rambate Rata Raya Jalan Akasia Kisaran.

Bupati sempat melontarkan kekecewaan atas perbuatan tidak bertanggungjawab sejumlah stafnya yang berakibat banyak proyek pembangunan di tahun anggaran 2014 lalu tidak terlaksana. Menurutnya, orang-orang dimaksud lebih mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompok, ketimbang masyarakat umum. Salah satunya adalah dengan melakukan cara-cara tidak patut.

"Kegiatan tidak dapat dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum senilai Rp 7.517.500.000,-. Saya merasa sedih dan malu atas kinerja staf. Saya sangat kecewa, jalan sangat dibutuhkan namun tidak jadi dirasakan oleh masyarakat. Semoga mereka yang berbuat demikian dibukakan pintu hatinya," ujar Taufan.

Lebih lanjut dikatakan, masalah lain penyebab proyek tidak terlaksana adalah, masih ada  sejumlah rekanan tidak  layak pemborong, namun sudah berubah menjadi pencuri uang negara. Tidak terlebih dahulu mengecek pekerjaan sebelum tender dilakukan dan hanya berprinsip yang penting dapat kerjaan.

"Ada rekanan masukkan material batu, kemudian ambil uang DP 30 persen lalu lari. Rekanan yang perusahaannya bersalah secara administratif dan bermasalah dalam anggaran, agar segera memulangkan dan tidak akan mendapatkan lagi pekerjaan," tegas Taufan.

Ia juga meminta DPRD Kabupaten Asahan dapat menyetujui sejumlah proyek batal dilaksanakan di tahun 2014 agar ditampung di APBD Perubahan Asahan tahun 2015. "Saya akan melakukan cuci gudang terhadap pejabat yang tidak seirama dengan kinerja saya. Kemudian kami tegaskan kembali kepada Pak Kajari dan Kapolres Asahan, mohon proses staf saya yang nakal," tukas Taufan. (D1/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru