Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Pemkab Taput Siap Fasilitasi Agenda Nasional HKBP dan Dukung Gerakan Ekologi Ephorus

Anwar Lubis - Sabtu, 27 Juni 2026 20:17 WIB
2.815 view
Pemkab Taput Siap Fasilitasi Agenda Nasional HKBP dan Dukung Gerakan Ekologi Ephorus
Foto Dok/Kominfo Taput
Pimpinan HKBP dan jajaran Pemerintah Kabupaten Taput hadir bersama pada Ibadah Pembukaan Jambore Nasional Anak Sekolah Minggu HKBP 2026 di Seminarium Sipoholon, Rabu (24/6/2026).

"Karakter adalah yang utama. Di sini anak-anak diajari untuk berani berbicara, bernyanyi, bergandengan tangan dan melipat tangan menyembah Tuhan. Atas dasar itulah, Pemkab Taput berkomitmen penuh mendukung guru-guru sekolah minggu. Sudah satu tahun ini kami berjalan memberikan insentif dan program ini akan tetap berlanjut," tegasnya.

Bupati Jonius turut menyambungkan pesan ekologi yang sejak pembukaan Jambore telah ditanamkan oleh Ephorus HKBP, Pdt Dr Victor Tinambunan MST. Dalam bimbingan pastoralnya, Ephorus mengajak seluruh Anak Sekolah Minggu untuk mencintai serta merawat alam ciptaan Tuhan dengan penuh tanggung jawab, sebagai salah satu dari lima nilai penting yang harus dihidupi sehari-hari.

Menyambung seruan itu, Bupati memfokuskan perhatian pada persoalan sampah plastik yang kerap disumbang oleh anak-anak. Ia mengajak pihak HKBP berkolaborasi mendukung program kebersihan daerah "Sai Tapaias", di mana sekolah-sekolah diwajibkan mengajarkan disiplin kebersihan lingkungan.

Bupati berharap edukasi membuang sampah pada tempatnya turut diterapkan dalam setiap kegiatan Sekolah Minggu, sehingga anak-anak secara nyata menjadi pelita bagi pelestarian lingkungan di sekitar mereka yang selaras dengan tema besar Jambore tahun ini.

Ibadah penutupan dipimpin Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt Dr Deonal Sinaga, yang dalam khotbahnya berdasarkan Yohanes 8:12 mengajak anak-anak untuk menjadi pelita di tengah keluarga, lingkungan, maupun gereja. Ia menegaskan bahwa terang itu hanya dapat terpancar apabila Kristus hadir di dalam diri mereka.

Untuk menguatkan pesan tersebut, seluruh peserta diajak menyanyikan lagu "Yesus Cinta Semua Anak" sebagai pengingat bahwa kasih Tuhan tidak pernah membeda-bedakan siapapun.

Perwakilan orang tua, Charles Tambunan, mengakui keberhasilan proses bonding selama empat hari itu. Kekhawatiran awalnya soal kemampuan adaptasi anak terbukti tidak beralasan.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Menteri Kesehatan Hadiri Puncak Tahun Kesehatan HKBP Taman Mini
Jemaat Rayakan 111 Tahun HKBP Jalan Gereja P Siantar Dirangkai Pesta Tahun Kesehatan dan Kebersihan
Dameria Pangaribuan : Dukungan Praeses HKBP Distrik Medan-Aceh Jadi Sumber Energi Baru
Pesta Pembangunan HKBP Seiserimah Sergai Sukses
Pesta Gotilon HKBP Tanjungsari Berlangsung Suka Cita
Jemaat HKBP Pancurbatu Aksi Damai di Kantor Distrik
komentar
beritaTerbaru