Tigadolok(harianSIB.com)
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menangani ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Parapat yang mengalami longsor di wilayah Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.
Pantauan harianSIB.com, Kamis (9/7/2026), sejumlah pekerja tampak melakukan pembangunan tembok penahan tanah di lokasi longsor. Selama pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas dari dan menuju Parapat diatur dengan sistem buka tutup untuk menjaga kelancaran kendaraan.
Di sekitar lokasi, petugas juga memasang garis polisi (police line) dan rambu-rambu lalu lintas guna mengantisipasi kecelakaan serta memberikan peringatan kepada pengguna jalan.
Pengawas lapangan Kementerian PU, D. Sitio, mengatakan penanganan dilakukan pada ruas jalan sepanjang sekitar 35 meter yang terdampak longsor.
Baca Juga:
"Sepanjang 35 meter ruas
Jalinsum Parapat yang longsor di wilayah Nagori
Pondok Bulu saat ini sedang dalam proses pembangunan tembok penahan tanah," ujarnya.
Menurut Sitio, tembok penahan tanah dibangun dengan ketinggian sekitar lima meter menggunakan metode bore pile sedalam delapan meter. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh rekanan CV Tri Tama Jaya dan telah dimulai sejak Juni 2026.
"Kita berharap pembangunan tembok penahan selesai sesuai estimasi pengerjaan. Kita juga menghimbau pengguna jalan tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas," katanya.
Selama proses perbaikan berlangsung, pengguna jalan yang melintasi Jalinsum Parapat diimbau mengurangi kecepatan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta bersabar saat pemberlakuan sistem buka tutup arus lalu lintas hingga pekerjaan selesai.(**)