Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

Banjir Kembali Rendam Gedung Sekolah di Tukka, Aktivitas Belajar Terhenti

Rosianna Anugerah Hutabarat - Senin, 20 Juli 2026 15:07 WIB
644 view
Banjir Kembali Rendam Gedung Sekolah di Tukka, Aktivitas Belajar Terhenti
Foto: harianSIB.com/Rosianna Anugerah Hutabarat
Kepala SDN 152982 Tukka IB Juraidah saat diwawancarai harianSIB.com di Tukka, Tapteng, Senin (20/7/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Banjir kembali melanda wilayah Tukka dan meluluhlantakkan bangunan gedung sekolah, menambah deretan kerusakan akibat bencana berulang di wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng).

Derasnya curah hujan mengguyur wilayah Tapanuli Tengah selama dua hari berturut-turut, membuat debit air sungai melonjak tajam hingga kembali menghantam gedung Sekolah Dasar Negeri 152981 Tukka 1A dan 152982 Tukka IB.

Kepala SDN 152982 Tukka I B Juraidah melaporkan bahwa material lumpur sekira setinggi 25 sentimeter merendam seluruh ruangan kelas di sekolah tersebut.

Akibatnya aktivitas belajar mengajar terhenti sementara waktu. Seratusan siswa diliburkan, karena ruangan tak layak pakai, perabotan rusak, serta buku dan alat belajar banyak yang rusak terendam lumpur.

Baca Juga:
Juraidah mengaku terpaksa mengambil langkah ini demi keselamatan anak didik, sementara para guru saat ini turun langsung bergotong-royong membersihkan area sekolah yang dipenuhi lumpur.

"Perkiraan saya, satu minggu ini kegiatan bersekolah akan terhenti. Kalau pun sekolah dibuka, takut anak-anak terpeleset. Kalau belum bersih lumpurnya, gak mungkin belajar kita," ucapnya ke harianSIB.com di Lokasi SDN 152982 Tukka IB, Senin (20/7/2026).

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dinkes Tapteng Buka Posko Kesehatan, Salurkan Obat Dan Logistik
Banjir Bandang di Malaysia dan Vietnam Tewaskan 4 Orang
200 KK di Tapteng Terdampak Banjir
Belum Pulih, Warga Tapteng Kembali Menangis Dihantam Banjir
Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga Tukka
Disorot Dunia, China Pakai Jembatan Apung untuk Evakuasi Korban Banjir
komentar
beritaTerbaru