Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 13 Agustus 2026

Kolam Renang Pemko Tebingtinggi Tutup, Terkendala Biaya Operasional

Humala Siagian - Kamis, 13 Agustus 2026 16:22 WIB
165 view
Kolam Renang Pemko Tebingtinggi Tutup, Terkendala Biaya Operasional
Foto harianSIB.com/Humala Siagian
Kondisi kolam renang milik Pemko Tebingtinggi saat dikunjungi harianSIB.com, Kamis (13/8/2026).

Tebingtinggi(harianSIB.com)

Kolam renang milik Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi yang direnovasi dengan anggaran APBD Tahun Anggaran (TA) 2025 sebesar Rp3,4 miliar hingga kini belum beroperasi. Kolam tersebut ditutup karena aliran listrik PLN belum tersambung dan tidak memiliki biaya operasional untuk pembelian obat air.

Hal itu diketahui setelah harianSIB.com meninjau langsung kondisi kolam renang tersebut, Kamis (13/8/2026), menyusul sorotan sejumlah anggota DPRD Tebingtinggi dalam rapat lintas komisi bersama eksekutif saat pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2025, Senin (10/8/2026).

Di lokasi, terpampang pemberitahuan di pintu masuk yang menyatakan kolam renang Pemko Tebingtinggi untuk sementara ditutup dan sedang dalam proses pembersihan.

Yulirizal, petugas yang mengaku bertanggung jawab di bagian mesin, mengatakan kolam renang tersebut sudah berhenti beroperasi beberapa minggu setelah Lebaran 2026.

Baca Juga:
Menurutnya, operasional terhenti karena belum tersedianya biaya pembelian obat air dan listrik PLN belum tersambung.

Ia menjelaskan, sejumlah mesin membutuhkan pasokan listrik bertegangan tinggi, antara lain mesin penghisap air dari sumur bor dan mesin penyaring air.

Selain persoalan listrik, biaya untuk membeli obat air juga belum tersedia.

Sementara itu, menurut Yulirizal, masyarakat yang menggunakan kolam renang belum dapat dikenakan retribusi karena belum ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengaturnya.

Ia berharap kolam renang tersebut dapat segera difungsikan kembali karena fasilitas tersebut cukup diminati masyarakat, khususnya anak-anak.

Yulirizal menyebutkan, setelah diresmikan, antusiasme masyarakat menggunakan kolam renang cukup tinggi. Namun, operasional kemudian dihentikan karena terkendala listrik dan biaya pembelian obat air.

Dari hasil pantauan harianSIB.com, sejumlah fasilitas permainan anak di area kolam renang mulai terlihat berkarat. Kondisi kolam juga mulai ditumbuhi lumut akibat tidak beroperasi.

Jika melihat penganggaran sebelumnya, APBD Kota Tebingtinggi yang digelontorkan untuk pembangunan/renovasi kolam renang sejak TA 2014, 2015, 2016 hingga TA 2025 disebut mencapai sekitar Rp13,16 miliar.

Dengan besarnya anggaran yang telah dialokasikan, kondisi kolam yang belum dapat dimanfaatkan tersebut menjadi perhatian. Persoalan kesiapan listrik dan biaya operasional dinilai perlu diperhitungkan dalam perencanaan pembangunan maupun renovasi fasilitas publik.

Pemko Tebingtinggi diharapkan segera menyelesaikan persoalan tersebut sehingga kolam renang dapat kembali dimanfaatkan masyarakat dan anggaran yang telah dikucurkan memberikan manfaat bagi publik.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Paripurna DPRD Tebingtinggi Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Molor 1,5 Jam
Jadi Tempat Pesta Sabu, Polsek Kota Kisaran Gerebek Kolam Renang Pemkab Asahan
Punguan Silahi Sabungan Berangkatkan Jonner Sitinjak ke DPRD Tebingtinggi Tahun 2019
Puluhan Pedagang Datangi DPRD Tebingtinggi Minta Perlindungan
Pemko Tebingtinggi Juara I Kategori Kabupaten/Kota
Pemko Tebingtinggi Belajar Pengupahan ke Kota Balikpapan
komentar
beritaTerbaru