Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 28 Agustus 2026

Kejari Labuhanbatu Tanamkan Nilai-nilai Antikorupsi Sejak Dini di MTsN 1

Efran Simanjuntak - Kamis, 27 Agustus 2026 18:11 WIB
340 view
Kejari Labuhanbatu Tanamkan Nilai-nilai Antikorupsi Sejak Dini di MTsN 1
Foto: Dok/Kejari Labuhanbatu
SOSIALISASI ANTIKORUPSI: Calon jaksa Jelita Panjaitan SH dari bidang intelijen Kejari Labuhanbatu memberikan hadiah kepada siswi yang berani menjawab benar pertanyaan narasumber saat sosialisasi antikorupsi di MTsN 1 Labuhanbatu, Rabu (26/8/2026).

Rantauprapat(harianSIB.com)

Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu mendorong lahirnya generasi muda yang jujur dan berintegritas. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi antikorupsi yang digelar bidang intelijen di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Labuhanbatu, Jalan Kampung Baru, Rantauprapat, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, serta sikap berani menolak praktik korupsi sejak dini kepada para pelajar.

Kasubsi I Bidang Intelijen Kejari Labuhanbatu, M Poldung NP Dalimunthe SH MH, hadir sebagai narasumber. Poldung di hadapan para siswa menyampaikan materi mengenai bahaya korupsi, pentingnya membiasakan kejujuran, serta peran generasi muda dalam membangun budaya antikorupsi.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para siswa tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif menjawab berbagai pertanyaan yang ditanyakan narasumber terkait nilai-nilai antikorupsi. Siswa yang berhasil menjawab dengan benar bahkan mendapatkan hadiah.

Baca Juga:
Kajari Labuhanbatu Jeffry Paultje Maukar SH MH melalui Kasi Intelijen Memed Rahmad Sugama Siregar SH kepada jurnalis harianSIB.com, Kamis (27/8/2026), mengatakan pemberantasan korupsi tidak semata-mata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum.

"Pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda," sebut Memed Rahmad.

Menurutnya, pembentukan karakter antikorupsi perlu dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti berkata jujur, bertanggung jawab dan tidak mengambil sesuatu yang bukan hak, merupakan bagian penting dalam membangun integritas.

Memed menegaskan, Kejari Labuhanbatu berkomitmen untuk terus memberikan edukasi hukum kepada masyarakat sebagai langkah preventif mewujudkan masyarakat yang sadar hukum, berintegritas dan bebas dari praktik korupsi.

"Mari bersama membangun generasi muda yang berintegritas, jujur dan berani menolak korupsi, sehingga menjadi bagian dari Indonesia yang bersih dari korupsi," ajak Kasi Intel. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kejari Labuhanbatu Tahan 2 Tersangka Korupsi
Panwascam Bandar Sosialisasi Pengawasan Pemilu
SKK Migas - KKKS Wilayah Sumut Sosialisasikan Kegiatan Hulu Migas
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
KPK Upayakan Semua Universitas Punya Mata Kuliah Antikorupsi
Cabjari Pangkalan Brandan Sosialisasi Hukum di SMA Negeri 1 Besitang Langkat
komentar
beritaTerbaru