Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 02 September 2026

Penanganan Longsor Jalinsum Parapat Rampung Awal Oktober

Linggom Parhusip - Rabu, 02 September 2026 18:38 WIB
113 view
Penanganan Longsor Jalinsum Parapat Rampung Awal Oktober
Foto:harianSIB.com/Linggom Parhusip
Kementerian PU, melalui rekanan membangun tembok cor beton di tepi ruas Jalinsum Parapat yang longsor di wilayah Nagori Pondokbulu, Kecamatan Dolokpanribuan, Kabupaten Simalungun, Rabu (2/9/2026).

Hal itu disampaikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui pengawas lapangan D Sitio didampingi D Pasaribu kepada jurnalis harianSIB.com di Tigadolok, Kecamatan Dolokpanribuan, Rabu (2/9/2026).

Sitio menjelaskan, longsor terjadi di tepi ruas Jalinsum Parapat sepanjang kurang lebih 35 meter dengan kedalaman jurang sekitar lima meter. Penanganan longsor telah dimulai sejak Juli 2026.

Menurutnya, penanganan dilakukan dengan membangun tembok penahan tanah menggunakan cor beton bore pile untuk menahan getaran, beban berat, dan mencegah longsor berulang.

"Pembangunan tembok penahan tanah bore pile sedalam 8 meter dan tinggi 5 meter dan panjang 35 meter sudah dikerjakan pada bulan Juli lalu oleh pihak rekanan CV Tri Tama Jaya," pungkasnya.

Sitio berharap pembangunan tembok penahan di tepi Jalinsum Parapat selesai sesuai estimasi. Ia juga mengimbau pengguna jalan tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas karena aktivitas pekerja masih berlangsung di lokasi hingga proyek rampung.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hujan Lebat, Jalinsum Pematangsiantar-Parapat di Nagori Pondok Bulu Tertimbun Tanah Longsor
Nyaris Amblas, Warga Bandarkhalifah Minta Pemerintah Bangun Tembok Penahan Tanah
Warga Minta Pipa PDAM Tirta Lihou Unit Dolok Panribuan yang Bocor di Jalinsum Parapat Diperbaiki
Proyek TPT Milik Kementerian PUPR di Jalan Nasional Doloksanggul Lintongnihuta Ambruk
Warga Nagori Pondok Bulu dan TPL Tanam Perdana Tanaman Kehidupan di Wilayah Konsesi Aek Nauli
Bangunan Pengolah Limbah dari Kementerian PUPR Senilai Puluhan Miliar Rupiah di Tobasa Terlantar
komentar
beritaTerbaru