Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

DPC Hanura Labusel Segera Buka Penjaringan Calon Bupati

- Jumat, 20 Maret 2015 14:34 WIB
507 view
DPC Hanura Labusel Segera Buka Penjaringan Calon Bupati
Medan (SIB)- DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dalam waktu dekat bakal membuka penjaringan calon Bupati dan Wakil Bupati Labusel. Penjaringan ini akan dilakukan secara ketat agar diperoleh calon  yang benar-benar mampu membangun Kabupaten Labusel dan mensejahterakan rakyatnya.

“Dalam pekan ini kita akan menggelar rapat tentang pembentukan tim penjaringan calon bupati dan wakil bupati. Jadi dalam waktu dekat ini, kita sudah membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati,” kata Ketua DPC Hanura Labusel Hj Henny Suarsih kepada wartawan via ponselnya, Senin (16/3).

Menurut Henny, hingga saat ini sudah ada beberapa tokoh Labusel yang menghubunginya guna menanyakan soal dukungan sebagai calon bupati. Namun, hingga kini sudah ada beberapa tokoh yang muncul ke permukaan, salah satunya adalah Drs Rivai Nasution MM.

“Saya memang pernah berkomunikasi dengan Rivai. Tapi, karena ini keputusan partai, saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri, melainkan harus melalui rapat pengurus dulu,” jelas Henny lagi.

Menurut Henny, sosok Rivai memang layak untuk maju sebagai bakal calon Bupati Labusel. Apalagi Rivai merupakan salah satu tokoh pemekaran Labuhanbatu.

“Dia sosok yang sederhana dan sudah cukup lama berkecimpung di pemerintahan, khususnya di Pemko Medan, sehingga dia punya banyak pengalaman tentang pemerintahan,” ungkapnya.

Menurut Henny, saat ini masyarakat Labusel membutuhkan pemimpin yang mampu membangun Labusel menjadi daerah yang maju dan mampu bersaing dengan daerah lain, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Selain itu, Hanura memiliki tanggung jawab menempatkan pemimpin yang memiliki hati nurani bersih, dapat dipercaya, mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepetingan golongan dan pribadi.

“Yang penting tidak suka korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Masyarakat sekarang tidak butuh janji-janji, tapi bukti,” ungkapnya.(r4a/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru