Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026
Pasca Penangkapan Buaya di Kecamatan Tinggi Raja

BKSDA Lakukan Observasi di Sekitar Sungai Aekpiasa

- Jumat, 20 Maret 2015 14:37 WIB
260 view
 BKSDA Lakukan Observasi di Sekitar Sungai Aekpiasa
Kisaran (SIB)- Pasca penangkapan seekor buaya berukuran 3,10 meter dengan berat diperkirakan mencapai 300 kg dari pinggiran Sungai Aekpiasa Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan, Selasa (17/3) lalu, saat ini dilakukan pengembangan penelitian.

Hal tersebut disampaikan Petugas Pembinaan Cinta Alam Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Asahan Selly br Siahaan kepada SIB, Kamis (19/3) siang. Dikatakan, dengan adanya kasus ini, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan observasi di sekitar Sungai Aekpiasa untuk menemukan jejak populasi buaya. Sebab, katanya, besar kemungkinan populasi buaya ini masih ada di sekitar sungai.

Selly juga menjelaskan, buaya tangkapan masyarakat tersebut diduga berasal dari alam. Mengingat sungai-sungai yang ada sebahagian masih wilayah hutan. Ia juga menambahkan, dugaan lain buaya tersebut berasal dari ternak masyarakat sendiri yang sudah tidak sanggup lagi untuk memelihara dan akhirnya dilepaskan.
“Adanya dugaan-dugaan tersebut dikarenakan dalam kurun waktu lima tahun terakhir tidak ada laporan penemuan buaya di lokasi Sungai Aekpiasa. Dan saat ditangkap warga, binatang tersebut juga tidak melawan. Namun, hal itu masih sekedar dugaan awal, sehingga perlu kajian serius dalam masalah ini. Oleh karena itu, walaupun buaya tergolong buas tetap saja merupakan binatang dilindungi,” terangnya.

Ditambahkannya lagi, berdasarkan UU No 5/1990, Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, banyak jenis binatang dilindungi ada di kawasan Kabupaten Asahan. Oleh karenanya, ke depan jika masyarakat menemukan kembali buaya dari perairan sungai, dihimbau agar tidak membunuh binatang tersebut, namun menyerahkan kepada pihak BKSDA. Dengan demikian, ekosistem alam tetap terjaga dan populasi binatang dilindungi juga tidak berkurang. (D02/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru