Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026
Musrenbang Kota Sibolga

Wagubsu Imbau Pemko Sibolga Kembangkan 4 Potensi Prioritas Pembangunan

- Senin, 23 Maret 2015 14:22 WIB
368 view
 Wagubsu  Imbau Pemko Sibolga Kembangkan 4 Potensi Prioritas Pembangunan
Sibolga (SIB)- Wagubsu Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengimbau Pemko Sibolga mengembangkan empat potensi prioritas pembangunan yakni infrastruktur, maritim, energi dan pangan.

Imbauan itu disampaikan Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sibolga 2016  di Aula Kantor Cabang Bank Indonesia (BI) Sibolga, Jalan Kapten Maruli Sitorus, Sibolga, Selasa (17/3).

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Sibolga HM Syarfi Hutauruk, Kepala Perwakilan BI Sibolga M Junaifin, sejumlah kepala dinas (Kadis) jajaran Pemko Sibolga dan perwakilan instansi terkait.

Erry mengatakan, pemerintah Jokowi-JK mengedepankan pembangunan insfrastruktur sebagai pendukungan pembangunan, tidak hanya di tingkat pusat dan provinsi, namun juga hingga ke seluruh daerah secara nasional.

“Pembangunan insfrastruktur itu wajib. Jika tidak, akan menghambat pengembangan berbagai lini pembangunan. Seperti jalan raya, irigasi, jembatan dan sarana umum lainnya,” ujar Erry.

Bidang kelautan (maritim) juga menyimpan potensi sangat menjanjikan yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Belum ada kabupaten di Sumut mampu mendongkrak PAD dari bidang kelautan. Selama ini PAD hanya didorong sektor pajak. Kini saatnya memanfaatkan kekayaan laut yang melimpah ruah, khususnya kabupaten/kota yang memiliki daerah perairan seperti Sibolga, Tapteng dan sejumlah daerah di pesisir Pantai Barat dan Pantai Timur Sumatera,” harap Erry.

Sektor kelautan tidak hanya menjanjikan dari sisi perikanan tangkap, tetapi juga budidaya perikanan dan hasil laut lainnya. Bahkan potensi wisata laut juga belum tersentuh secara maksimal.

“Pengembangan potensi maritim akan mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya nelayan tradisional namun juga sektor lain yang saling berkaitan,” papar Erry.

Dalam kesempatan itu, Erry juga mendorong Pemko Sibolga untuk memaksimalkan pemanfaatan energi gas alam, panas bumi, air dan matahari untuk pengembangan pembangkit listrik. “Sibolga juga potensial mengembangkan pilot project pengembangan energi terbarukan seperti bio diesel, pemanfaatan limbah kelapa sawit atau lain sebagainya,” sebut Erry.

Potensi yang tidak kalah menjanjikan adalah pemanfaatan lahan tepat guna dalam menwujudkan swasembada pangan nasional. Salah satunya dengan memanfaatkan sejumlah lahan tidur dengan mengembangkan tanaman yang memiliki daya ekonomis tinggi. “Tetapi perlu kita perhatikan, pemanfaatan lahan jangan sampai menimbulkan dampak negatif, misalnya dengan mengubah fungsi hutan menjadi lahan pertanian,” pesan Erry.

Menurut Erry, empat sektor tersebut, menjadi acuan dasar dalam penyusunan RKPD Kota Sibolga tahun 2016, sebelum diusulkan dalam Musrembang Sumut yang terjadwal berlangsung pada 23 Maret 2015 mendatang. “Tiap kabupaten/kota diharapkan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah sesuai 4 skala prioritas yang telah dicanangkan pemerintah pusat agar bersinergi dalam mendorong pembangunan nasional,” harap Erry.

Seiring 4 priotitas itu, ujar Erry, Pemkab dan Pemko juga diharapkan menerapkan 9 agenda prioritas yang terangkum dalam Program Nawa Cita, program pemerintah Jokowi-JK yang digagas sebagai jalan menuju perubahan Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Adapun 9 program prioritas Nawa Cita yakni; Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara melalui politik luar negeri bebas aktif, keamanan nasional yang terpercaya dan pembangunan pertahanan negara.

Kedua, menghadirkan pemerintah dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya. “Ketiga, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Keempat, menolak negara lemah dengan melakukan reformasi system dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.

Kelima, meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program “Indonesia Pintar”, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan program “Indonesia Kerja” dan “Indonesia Sejahtera”.

“Keenam, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga Indonesia dapat maju dan bangkit bersama bangsa Asia lainnya,” sambung Erry.

Ketujuh, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

Kedelapan, melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional. “Program Nawa Cita yang terakhir adalah memperteguh kebhinnekaan dan memperkuat pendidikan kebhinnekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog antarwarga. Program ini akan mengantarkan Indonesia jauh lebih baik di masa mendatang,” tutup Erry.

Sementara Wali Kota Sibolga HM Syarfi Hutauruk mengatakan, pembangunan di Kota Sibolga berjalan pesat dalam 5 tahun terakhir. Perkembangan berbagai bidang mendorong meningkatnya PAD Kota Sibolga dari Rp290 miliar pertahun menjadi Rp700 miliar pada akhir 2014. “Pemda Sibolga akan terus berpacu dalam melakukan pembangunan di berbagai bidang, termasuk mengelola sektor wisata secara maksimal demi menyejahterakan masyarakat,” harap Syarfi.(Rel/A14/ r)






SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru