Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Aliansi Masyarakat Peduli Tobasa Aksi Damai di Kejari dan DPRD

- Senin, 23 Maret 2015 14:24 WIB
321 view
Aliansi Masyarakat Peduli Tobasa Aksi Damai di Kejari dan DPRD
SIB/Dok
Aksi Damai: Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Tobasa ketika aksi damai di Kejari Balige, Jumat (20/3).
Tobasa (SIB)- Puluhan warga Toba Samosir (Tobasa) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Tobasa kembali melakukan aksi damai di kantor Kejaksaan Negeri Balige dan di gedung DPRD Tobasa, Jumat (20/3), mendesak agar kasus yang melibatkan Wakil Bupati Tobasa segera dituntaskan.

Di kantor DPRD Tobasa yang diterima langsung Wakil Ketua DPRD Tobasa Asmadi Lubis didamping anggota DPRD lainnya, pengunjuk rasa meminta agar kasus yang melibatkan Wabup Liberty Pasaribu segera dituntaskan. Sebagai wakil rakyat, dewan diminta membantu menyokong penyelesaian kasus tersebut. “Kami meminta DPRD Tobasa untuk turut mendukung penyelesaian kasus yang melibatkan Liberty Pasaribu. Sebab, sudah bertahun-tahun tidak tuntas. Kami minta agar hukum benar-benar ditegakkan di Tobasa,” ujar salah satu orator aksi tersebut.

Mereka menjelaskan kasus tersebut, yakni terkait dugaan korupsi BLK Yaspena ketika Liberty menjabat sebagai Sekdakab Tobasa. sembari memberikan surat dan berkas-berkas terkait kasus tersebut dan meminta agar DPRD menyampaikan hal tersebut kepada lembaga yang mampu menyelesaikan kasus tersebut.

Menurut mereka, sesuai hasil penyelidikan Kejatisu tentang penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dan dugaan penyalahgunaan jabatan pada pembayaran ganti rugi tanah dan bangunan milik Yaspena di Aek Natolu, Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumban Julu, Tobasa, bahwa Liberty Pasaribu telah ditetapkan sebagai tersangka, demikian juga oleh Kejari Balige.

Asmadi mengapresiasi kehadiran warga atas kepedulian mereka terhadap penegakan hukum. “Kami senang penyampaian aspirasi ini. Kami DPRD betul-betul berkeinginan agar hukum ditegakkan. Terkait hal ini, karena baru menerima surat ini, akan kami bahas dengan serius. Untuk itu, berikan kesempatan kepada kami untuk menindaklanjutinya. Kami juga sepaham, siapapun yang bersalah, apapun kasusnya, harus dituntaskan. Teruslah berjuang. Kami DPRD turut mendukung penegakan hukum,” ujar Asmadi.

Sebelumnya, massa juga menyampaikan aspirasinya dan melakukan orasi  di Kejari Balige. Mereka meminta ketegasan dari Kejari Balige terkait penanganan kasus tersebut. Namun berhubung Kajari Balige tidak berada di kantor, Friska Sianipar jaksa fungsional Kejari Balige yang menerima kehadiran massa berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pimpinannya. (BR6/d)

 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru