Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Kupak Kapik, DPRDSU Desak BBPJN I Segera Perbaiki Jalan Negara Kabanjahe – Lau Pakam

- Selasa, 24 Maret 2015 12:14 WIB
408 view
Kupak Kapik, DPRDSU Desak BBPJN I Segera Perbaiki Jalan Negara Kabanjahe – Lau Pakam
Medan (SIB)- Anggota DPRD Sumut Dapil XI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Ir Astra Yudha mengingatkan pemerintah pusat Cq BBPJN (Balai Besar Jalan Nasional) I Sumut jangan menganaktirikan pembangunan jalan negara di Sumut, sebelum masyarakat melakukan protes dengan berbondong-bondong mendatangi Kantor BBPJN I Sumut.

“Kita mengingatkan BBPJN agar tetap konsisten untuk menjadikan jalan negara di Sumut mantap, jangan hanya sekedar slogan maupun lips service saja untuk menina-bobokkan masyarakat,” ujar Astra kepada wartawan, Senin (23/3) di DPRD Sumut seusai melakukan  Reses ke Kabupaten Dairi, Karo dan Pakpak Bharat.

Berdasarkan hasil temuan Astra Yudha di Kabupaten Karo, jalan negara Kabanjahe – Sarinembah-Simpang Perbesi- Tiga Binanga- Lau Lisang-Kuta Buluh hingga perbatasan Aceh Tenggara sepanjang 50 Km lebih hampir seluruhnya kupak-kapik, sulit dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

Bahkan yang paling disesalkan, katanya,  ruas jalan Kabanjahe – Simpang Munthe Kecamatan Munthe yang baru siap dikerjakan pada TA  2014, kini kondisinya sudah hancur, sehingga kualitas jalan sangat diragukan. “Baru satu tahun ruas jalan itu selesai dikerjakan, kini sudah rusak parah. Ini kan diragukan kualitasnya,” katanya.

Begitu juga ruas jalan negara Kutabuluh Karo menuju Sidikalang Kabupaten Dairi, menurut anggota FP Gerindra ini,  kondisinya sangat parah, penuh  lubang-lubang besar, berlumpur, seperti kubangan kerbau sehingga tidak bisa dilalui kendaraan sejenis Kijang maupun mobil pribadi. Tapi harus menggunakan mobil jeep gardang dua.

Karena itu, Astra  mendesak BBPJN I untuk segera turun tangan melakukan perbaikan dengan memfokuskan anggaran dari APBN TA 2015, agar jalan-jalan negara yang sudah luluh-lantak tersebut dapat segera diperbaiki untuk menggairahkan perekonomian di daerah itu.

“Sangat disesalkan, jalan negara di daerah Karo kondisinya seperti jalan kampung, penuh lubang dan berlumpur,” kata Astra yang mengaku kesal dengan  BBPJN I yang pernah mengatakan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi D, bahwa  jalan-jalan negara di Sumut mantap. Tapi faktanya rusak berat dan tidak memiliki drainase, sehingga air mengalir melalui badan jalan.(A03/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru