Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

341 Wanita Asahan Kerja Sektor Formal ke Malaysia Tahun 2014

- Kamis, 26 Maret 2015 12:16 WIB
868 view
341 Wanita Asahan Kerja Sektor Formal ke Malaysia Tahun 2014
Kisaran (SIB)- Sebanyak 341 wanita warga Kabupaten Asahan berangkat kerja sektor formal ke luar negeri di tahun 2014. Satu-satunya tujuan hanya negara tetangga Malaysia. Tidak satupun terdata kaum pria, karena perusahaan tempat mereka bekerja memang hanya menerima kaum wanita. Demikian dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan, Jaya Prana Sembiring SH kepada SIB, Rabu (25/3) di Kisaran.

Dijelaskan, pekerja APDI Perjuangan  Buka  Pendaftaran PDI Perjuangan  Buka  Pendaftaran Antar Kerja Antar Negara (AKAN) tahun 2014 mengalami peningkatan cukup tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2010 terdata hanya 89 pekerja, tahun 2011 terdata 79 pekerja, 2012 sebanyak 166 pekerja dan tahun 2013 sebanyak 42 pekerja. Dari tahun ke tahun, semua pekerja ditempatkan di luar negeri hanya kaum wanita.

Didampingi Kasubag Program Saiful Iskandar SE, Jaya  menerangkan, sesampai di Malaysia para wanita  tersebut ditempatkan sebagai operator produksi di sejumlah perusahaan/ kilang. Seperti Western Digital (M) Sdn Bhd, Robert Bosch Sdn Bhd, Jabil Circuit Sdn Bhd, Inari Technology Sdn Bhd, Infineon Technology Sdn Bhd, Bose System Sdn Bhd dan Polar Twin Sdn Bhd.

“Dengan terdatanya bekerja di perusahaan-perusahaan dimaksud, pemerintah akan lebih mudah mengetahui, mengkoordinir serta melakukan perlindungan terhadap para warga negara kita yang bekerja di luar negeri,” jelas Jaya Prana sembari mengatakan, Disnaker Asahan tidak mencatat ada tenaga kerja sektor informal berangkat kerja ke luar negeri.

Menurutnya, Pemerintah tidak lagi mengizinkan ataupun mengirimkan tenaga kerja sektor informal untuk diberangkatkan ke luar negeri. Jika pun ada warga Asahan yang berangkat ke luar negeri untuk bekerja di sektor informal seperti menjadi pembantu rumah tangga dan lainnya, itu melalui jalur tidak resmi dan beresiko membahayakan keselamatan jiwa si pekerja itu sendiri.

Karenanya, kepada para pencari kerja diimbau untuk tidak cepat teriming-imingi dengan berbagai janji manis para makelar ataupun calo yang menawarkan pekerjaan di luar negeri. “Silahkan berkoordinasi dengan Disnaker Asahan jika menemukan hal demikian. Lebih baik mendapat kejelasan selagi di tanah air, dari pada bernasib miris setelah sampai di negeri orang,” pesan Jaya.(D01/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru