Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Menteri PU-Pera Resmikan Penggunakan Rusunawa Sibolga

* Tahun Ini, Pembangunan Rusunawa Tahap II Dilanjutkan ke Wilayah Perbukitan
- Kamis, 26 Maret 2015 13:56 WIB
519 view
Menteri PU-Pera Resmikan Penggunakan Rusunawa Sibolga
SIB/Marlon Pasaribu
Serahkan Kunci : Menteri PU dan Pera Basuki Hadimuljono disaksikan Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk menyerahkan kunci rumah kepada penghuni Rusunawa pada acara peresmian, Rabu (25/3).
Sibolga (SIB)- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono mengatakan, seiring peresmian yang dilaksanakan saat ini maka kasus hukum Rusunawa (Rumah Susun Sewa) Sibolga dianggap klir.

"Kalau sudah dibangun seperti ini maka sudah sah dan klir, sudah menjadi milik Pemko Sibolga," katanya menjawab wartawan di sela-sela acara peresmian Rusunawa ditandai penekanan tombol dan penandatanganan prasasti dilanjutkan pengguntingan pita, peninjauan dan penyerahan kunci rumah kepada para penghuni di Jalan Merpati Sibolga, Rabu (25/3).

Menurutnya, lahan untuk program Rusunawa sepenuhnya menjadi tanggungjawab Pemda setempat sesuai dengan kriterianya yakni harus clean dan clear.
"Tahun ini sudah kembali di alokasikan anggaran pembangunan Rusunawa tahap kedua di Sibolga," katanya seraya membenarkan, lahan yang disiapkan Pemko Sibolga di wilayah perbukitan tepatnya di kawasan Parombunan Sibolga Utara.

"Kami tidak akan meninggalkan Sibolga, bahkan kami akan terus mendukung pembangunan Rusunawa di daerah ini," katanya seraya menambahkan, pihaknya juga telah telah memprogramkan perbaikan dengan pelebaran jalan yang standar untuk jalan-jalan negara di wilayah ini seperti Sibolga - Tarutung, Sibolga - Padang Sidimpuan dan Sibolga - Barus.

Sebelumnya, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk dalam sambutannya menjelaskan kondisi geografis Kota Sibolga yang sangat sempit sehingga menjadi salah satu kota terpadat di Indonesia.

"Kondisi seperti ini mengharuskan bangunan pemukiman penduduk menjadi vertikal alias mengarah ke atas," katanya seraya menambahkan, untuk mengurangi kepadatan sudah diupayakan penekanan angka kelahiran namun di sisi lain arus urbanisasi terus bertambah.

Menurutnya, Kota Sibolga membutuhkan banyak Rusunawa untuk memenuhi kebutuhan permukiman penduduk setempat yang didominasi keluarga nelayan.

"Di Sibolga ini masih kita temui satu rumah dihuni tiga keluarga," katanya seraya memastikan harga tanah di Sibolga sangat mahal hampir menyamai harga tanah di Jakarta.

Rusunawa ini meliputi 2 bangunan masing-masing berlantai 5 dengan total rumah 196 unit.

Turut menyampaikan kata sambutan Ketua DPRD Kota Sibolga Toni Agustinus Lumbantobing dan tokoh masyarakat  ustad Z Sinaga. Acara peresmian ini hadiri rombongan Kemen PU dan Pera RI, perwakilan Pemprovsu, pimpinan SKDP di lingkungan Pemko Sibolga dan unsur Muspida setempat serta undangan lainnya.

Tinjau 3 Lokasi Proyek Strategis
Usai meresmikan pengoperasian Rusunawa, Menteri meninjau 3 lokasi proyek strategis masing-masing lokasi wisata Pantai Ujung Sibolga yang mengalami abrasi dan rencananya akan diperbaiki menggunakan dana pusat, rencana pembangunan jembatan di kelok Jalinsum Km 7 Sibolga - Tarutung tepatnya di samping batu lobang dan lokasi pembangunan Rusunawa tahap II di perbukitan Parombunan Sibolga Utara.

Wali Kota terlihat memberi penjelasan kepada Menteri terkait rencana pengembangan proyek-proyek dimaksud yang diharapkan bersumber dana dari pusat sebagai upaya menopang ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah. (E04/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru