Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Pasar Sitinjo dan Bangunan PDR Bernilai Miliaran Terbengkalai

*Sekda: Akan Kembali DIfungsikan
- Jumat, 27 Maret 2015 11:07 WIB
612 view
 Pasar Sitinjo dan Bangunan PDR Bernilai Miliaran Terbengkalai
SIB/Tulus P Tarihoran
TERBENGKALAI: Bangunan PDR di Komplek Terminal Sitinjo terbengkalai dan sudah ditumbuhi rumput. Foto dipetik Kamis (26/3).
Sidikalang (SIB)- Sejumlah aset Pemkab Dairi yang diperkirakan bernilai miliaran hingga saat ini terbengkalai. Pasalnya, aset tersebut tidak ada yang mengelola, misalnya Pusat Distribusi Regional (PDR) atau cold storage (mesin pendingin) dan Pasar Tradisional Sitinjo. Hal itu diungkapkan beberapa warga Sitinjo kepada SIB di kawasan terminal Sitinjo, Rabu (26/3).

Sinaga (40) mengatakan, dibangunnya PDR dan pasar tradisional tersebut akan menambah pendapatan penduduk sekitar, namun sampai hampir 14 tahun tidak ada. Dulunya diperkirakan dengan adanya bangunan PDR dan Pasar Tradisional Sitinjo, pembeli akan ramai. Apa lagi terminal juga terletak di daerah itu, sehingga masyarakat lalu lalang untuk berkunjung atau sekedar singgah.

“Saya sampai nekat meminjam uang ke bank untuk mendirikan bangunan dan modal untuk berusaha di kawasan ini. Namun sampai saat ini tidak ada hasilnya, bahkan usaha saya sampai gulung tikar. Di sini tidak ada perkembangan sampai 14 tahun sehingga kami pindah ke tempat semula,” sebutnya.

Nasution (58) menambahkan, warga awalnya berharap Sitinjo akan menjadi sebuah kota nantinya. Sehingga jalanan yang menuju PDR dan Pasar Tradisional dimanfaatkan warga untuk menjemur hasil pertanian.

“Di benak kami Sitinjo akan menjadi kota sehingga kami bisa membuka usaha, warga di sini pun sudah mulai berlomba-lomba mendirikan bangunan, namun harapan kami itu tidak terjadi sampai saat ini,” ujar Nasution.

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah Sebastianus Tinambunan mengatakan, PDR dan Pasar Sitinjo akan kembali difungsikan. PDR sebagai gudang untuk menampung hasil pertanian masyarakat. Pasar tradisional Sitinjo akan difokuskan untuk berjualan pakaian bekas (Burjer).

Pantauan SIB di lokasi bangunan gudang pendingin dan Pasar Sitinjo, di sekeliling bangunan sudah ditumbuhi rerumputan yang lebat. Atap balairung pasar juga sudah banyak yang rusak, jendela kaca bangunan PDR sudah banyak yang pecah.(Dik-TPT/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru