Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Tuntut Lapangan Kerja, Ratusan Anggota FSPTI-KSPSI Demo PT Mabar Indo

- Sabtu, 28 Maret 2015 14:39 WIB
1.109 view
Tuntut Lapangan Kerja, Ratusan Anggota FSPTI-KSPSI Demo PT Mabar Indo
Pancurbatu (SIB)- Ratusan anggota FSPTI-KSPSI se-Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang melakukan unjuk rasa ke PT Mabar Indo, Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Pancurbatu, Deli Serdang, Kamis (26/3).

Aksi damai ratusan anggota SPSI dipimpin Ketua DPC FSPTI-K SPSI Kabupaten Deli Serdang, King Hok Sembiring, Ketua PUK FSPTI-KSPSI Desa Gunung Tinggi, Laban Sembiring.

Dalam orasinya di depan pabrik Mabarindo yang bergerak di bidang ternak ayam dan telur, para pendemo meminta agar pihak perusahaan dapat mempekerjakan anggota PUK FSPTI-KSPSI Desa Gunung Tinggi.

"Kami bukan preman dan pengemis, kami datang minta kerja. Dan ini sesuai dengan pasal 2 ayat (1) Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor : Kep 16/Men/2001 tanggal 15 Februari 2001 tentang tata cara pencatatan Serikat Pekerja/Serikat Buruh," ujar Laban Sembiring.

Disebutkan  sebelumnya pihak pekerja sempat melakukan pertemuan yang dihadiri Mupika Kecamatan Pancurbatu dengan pihak Mabar Indo. Namun pertemuan tidak membuahkan hasil.

Menurut pendemo, apabila pihak Mabar Indo tidak dapat menampung aspirasi mereka, aksi demo akan berlanjut dengan massa yang lebih banyak lagi.

Dari orasi itu juga disebutkan pihak PT Mabar Indo pernah menawarkan uang kepada FSPTI-KSPSI Desa Gunung Tinggi. Namun tawaran itu ditolak karena mereka mau bekerja.

Dikatakan PT Mabar Indo dituding telah berbohong  mempekerjakan 300 warga sekitar, padahal kebanyakan karyawan PT dari luar Deli Serdang. Masa juga mengatakan adanya dugaan limbah PT yang dialiri ke sungai menimbulkan penyakit serta mengeluarkan aroma tidak sedap.

Dikawal ratusan anggota Brimob dan Polsek Pancurbatu dipimpin Kapolsek Kompol Darwin Sitepu, lima perwakilan masa dipimpin King Hok Sembiring bertemu pihak perusahaan di aula perusahaan. Namun dalam pertemuan tersebut, sejumlah media tidak diperbolehkan petugas masuk dengan alasan selain ruangan yang sempit.

"Tolong jangan masuk ya, nanti kita sampaikan hasilnya," ucap seorang petugas keamanan.

Namun hasil pertemuan tersebut belum membuahkan hasil. Pertemuan direncanakan akan dilanjutkan kembali antara ke dua belah pihak pekan depan, 1 April 2015.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Darwin Sitepu kepada wartawan mengatakan bahwa demo berlangsung tertib. (A25/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru