Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Punguan Toga Gultom Sumut Minta Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Jamuda Gultom

* Kapolres P Siantar: Penyidik Masih Terus Berlangsung
- Sabtu, 28 Maret 2015 15:23 WIB
817 view
Punguan Toga Gultom Sumut Minta Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Jamuda Gultom
SIB/Billy Andra Nasution
Audiensi : Utusan Punguan Toga Gultom Sumut dan Siantar saat audiensi dengan Kapolres Pematangsiantar AKBP Slamet Loesiono SIK di Polres P Siantar, Rabu (25/3).
Pematangsiantar (SIB)- Polres Pematangsiantar yang mengusut kasus pembakaran Jamuda Gultom (52) di kawasan kuburan Cina Jalan Ade Irma, Pematangsiantar, diminta bertindak tegas dan cepat terhadap pelaku pembakaran yang diduga adalah RS. Permintaan itu disampaikan sejumlah perwakilan Punguan Toga Gultom Sumut yang mendatangi Polres Pematangsiantar, Rabu (25/3).

“Polisi harus segera mengusut dan menuntaskan kasus pembakaran keluarga kami ini, dan atas keterangan dari korban harusnya polisi bisa melakukan penyelidikan lebih dalam,” ujar Drs Molen Gultom utusan Punguan Toga Gultom Sumut didampingi Piter Gultom SH, Liber Gutom SE MM, Edu M Gultom dan Jimmi Gultom ditemui SIB, Rabu (25/3) di Polres Pematangsiantar.

Jamuda Gultom warga Jalan Enggang P Siantar, yang bekerja sebagai pekerja bongkar muat di pasar Dwikora Parluasan, mengalami luka serius setelah dibakar di kawasan kuburan Cina, Jalan Ade Irma, Pematangsiantar, Kamis (12/3) lalu. Keluarga Gultom mengatakan, sudah dua minggu setelah kejadian polisi belum menemukan pelakunya yang diduga berjumlah tiga orang.

Molen mendesak Kapolres Pematangsiantar AKBP Slamet Loesiono SIK memerintahkan jajaran reserse kriminalnya untuk mengusut tuntas kasus pembakaran Jamuda Gultom dan menangkap pelakunya. Dengan demikian polisi dapat menepis isu ada upaya pengaburan kasus ini dan memberi gambaran bahwa polisi serius menangani kasus ini.

“Sebab ada isu kami dengar kasus Jamuda Gultom melibatkan anak ketua OKP di kota Pematangsiantar ini sehingga kasusnya terkesan lamban,” ujarnya.
Terpisah, Kapolres Pematangsiantar AKBP Slamet Loesiono SIK menegaskan, polisi serius menangani kasus ini.

“Penyidikan masih terus berlangsung dan tidak ada tebang pilih. Kita serius,” ujar AKBP Slamet Loesiono SIK ditemui SIB, Rabu (25/3) di Polres Pematangsiantar.

Pihaknya juga turut meminta bantuan warga dan keluarga jika ada menemukan informasi lain dan bukti tambahan untuk turut mendukung penyelidikan kepolisian dalam mengungkap kasus ini. (C07/Dik-MS/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru