Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Tembok Pengendali Banjir di Tanah Jawa Simalungun Jebol

- Selasa, 31 Maret 2015 10:21 WIB
521 view
  Tembok Pengendali Banjir di Tanah Jawa Simalungun Jebol
SIB/Jadi H Sinaga ST
Jebol: Tembok pengendali banjir yang dibangun tahun 2014 lalu di atas lahan Afdeling III Kebun Marihat Nagori Totap Majawa Kecamatan Tanah Jawa sudah jebol. Foto dipetik, Sabtu (28/3).
Simalungun (SIB)- Tembok pengendali banjir yang dibangun tahun 2014 lalu di atas lahan Afdeling III Kebun Marihat Nagori Totap Majawa Kecamatan Tanah Jawa sudah jebol. Bila  tidak segera diperbaiki dikhawatirkan, ribuan rumah masyarakat di Kecamatan Tanah Jawa terancam terendam banjir.

Untuk itu, masyarakat berharap agar Pemkab Simalungun melalui instansi terkait segera memperbaiki kembali tembok pengendali banjir tersebut.

Salah seorang warga di Nagori Totap Majawa Eko (41) kepada SIB, Kamis (26/3) mengatakan, jika tembok pengendali banjir itu tidak segera diperbaiki dikhawatirkan ribuan rumah masyarakat di Kecamatan Tanah Jawa terancam terendam banjir, saat terjadi hujan deras. Nagori yang terancam banjir itu adalah, Nagori Marubun Jaya, Nagori Totap Majawa, Nagori Parbalogan, Nagori Bah Jambi II dan Nagori Bah Jambi III.

Hal yang sama juga disampaikan salah seorang karyawan di Afd III saat ditemui di sekitar lokasi mengaku bernama Supriadi (35). Dikatakan, proyek yang sudah selesai dibangun oleh rekanan jebol pada saat hujan turun deras. “Waktunya tidak ingat kapan, tetapi pada saat hujan deras, air datang dari hulu membuat tembok itu jebol,” katanya.  

“Dari pengamatan saya, tidak seluruh bangunan tembok dicor oleh rekanan, hanya sebagian saja yang dicor. Selebihnya hanya dipasangi batu dan kemudian diplester, sehingga tidak mampu menahan air yang melimpah saat hujan deras,” ujar Supriadi. (C12/h)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru