Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Warga Lestari Keluhkan Truk Pengangkut TBS Bertonase Lebih Tanpa Jaring Pengaman

- Rabu, 01 April 2015 10:32 WIB
255 view
  Warga Lestari Keluhkan Truk Pengangkut TBS Bertonase Lebih Tanpa Jaring Pengaman
Kisaran (SIB)- Masyarakat Kelurahan Lestari Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan mengeluhkan puluhan truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) bertonase lebih milik salah satu perkebunan kerap melintas dari Jalan FL Tobing Kisaran tanpa jaring pengaman. Warga menghawatirkan keselamatan mereka dan pengguna jalan jika suatu saat buah sawit tercecer dari truk.

Hal tersebut disampaikan Said kepada SIB, Selasa (31/3) sekira pukul 09.00 WIB, saat berbincang-bincang di warung miliknya di Jalan FL Tobing Kelurahan Lestari Kecamatan Kisaran Timur.

“Bukan hanya truk itu saja, truk pengangkut bahan material, bahkan truk ekspedisi dan pengangkut pupuk bertonase 30 ton juga kerap melintas bebas dari jalan itu. Padahal, berat truk pengangkut melintas tidak sesuai dengan kelas jalan yang dilalui kendaraan itu. Akibatnya, saat ini Jalan FL Tobing dihiasi lobang-lobang berdiameter besar dengan kedalaman cukup lumayan. Selain itu, truk pengangkut juga menimbulkan banyak abu saat melintas,” terang Said.

Kadis Perhubungan Kabupaten Asahan Sorimuda Siregar saat dikonfirmasi SIB, Selasa (31/3) siang, di ruang kerjanya mengatakan, menyangkut truk pengangkut TBS tersebut, Dinas Perhubungan sebenarnya telah menyatakan secara resmi bahwa izin melintas truk pengangkut itu melalui jalan dari Pasar Lama Kelurahan Teladan Kecamatan Kisaran Timur dengan berat batas delapan ton sesuai dengan kelas jalan. Dishub juga, katanya, telah membuat tanda atau rambu di persimpangan Pasar Lama berada tepat di depan Pos Lantas Pangkal Titi kota Kisaran.

“Sejauh ini, para pengemudi atau pemilik truk pengangkut kerap melintas dari Jalan FL Tobing tersebut merupakan alternatif mereka sendiri. Mereka juga kucing-kucingan di lapangan dengan para petugas kita. Kalau kita lalai sedikit, mereka langsung masuk. Sebab, waktu kita untuk bertugas di lapangan hanya sampai pukul 16.00 WIB. Setelah itu, mereka akan memanfaatkan kesempatan itu untuk melintas,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, upaya dari dinas sendiri juga telah dilakukan dengan menempatkan beberapa personil berkendara sepeda motor tepat di persimpangan kantor dan rumah dinas Bupati Asahan, merupakan akses menuju Jalan FL Tobing. Dijelaskannya, pihaknya juga berencana untuk membangun pos penjagaan secara permanen di beberapa titik persimpangan jalan perlintasan truk.

Dijelaskannya lagi, ia juga akan menekankan kepada para personil untuk tidak dibenarkan bagi kendaraan bertonase lebih untuk melintas tidak sesuai dengan kelas jalan. Dishub akan segera menindaklanjuti seluruh masukan dari para warga. (D02/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru