Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Muspika Parbuluan Tanam Perdana Padi Dalam Rangka Peningkatan Hasil Pertanian

- Rabu, 01 April 2015 10:46 WIB
848 view
 Muspika Parbuluan Tanam Perdana Padi Dalam Rangka Peningkatan Hasil Pertanian
SIB/Tulus P Tarihoran
TANAM PERDANA: Camat Parbuluan Pandapotan Situmorang, Danramil 02 Sidikalang Kapten Invanteri Imun S Tarigan, Mewakili Dandim 0206 Kapten Jhonny Sihombing, Kapos SubPolsek Parbuluan Ipda Sopar Simamora, Koordinator PPL Parbuluan Himsal Silitonga,
Sidikalang (SIB)- Muspika Parbuluan melakukan tanam perdana padi lokal dalam rangka peningkatan hasil pertanian di Desa Bangun Dairi, Selasa (31/3). Penanaman perdana padi di Desa Bangun turut dihadiri Camat Parbuluan Pandapotan Situmorang, Danramil 02 Sidikalang Kapt Inf Imun S Tarigan, mewakili Dandim 0206 Kapt Jhonny Sihombing, Kapos SubPolsek Parbuluan Ipda Sopar Simamora, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan Himsal Silitonga, Plt Kepala Desa Bangun Bukka Silaban.

Ketua P3A Gabe Saba Bangun Capah mengatakan, produksi padi di Desa Bangun semakin menurun, yang dulunya bisa mencapai 15-20 kaleng per rante, sekarang 10-12 kaleng per rante. Desa ini merupakan lumbung padi untuk kecamatan Parbuluan, apa bila hasil turun akan berimbas ke semua warga Parbuluan. “PPL kurang aktif dalam penyuluhan ke desa ini, bagaimana cara untuk meningkatkan hasil pertanian P3A Gabe Saba Bangun,” sebutnya.

Himsal Silitonga menyebutkan sudah mengusahakan akan mendatangkan bibit padi unggul dataran tinggi dengan berbagai variates yaitu invary 28, Aek Sibundong, padi Gogo Situmatengkang. Sampai pada saat ini sudah diajukan kepada Balai Pengkajian Tehnologi Pertanian dan hasilnya masih ditunggu. Lanjutnya, kompos organik akan lebih baik meningkatkan hasil para petani  dari pada menggunakan pupuk kimia. “Pemakaian pupuk kimia yang berlebihan akan menjadi racun bagi tanaman. Pergantian bibit setiap penanaman akan dapat juga untuk meningkatkan hasil produksi padi,” sebutnya.

Pandapotan Situmorang mengatakan, penyebab dari penurunan hasil pertanian padi akan dibahas dengan PPL dan dicari penyebabnya sehingga bisa mengembalikan hasil yang maksimal. Pola tanam harus disiplin dan ikut bergabung masuk kelompok tani. Dengan cara disiplin dalam penanaman dan perawatan, hama akan dapat diminimalisir. “Banyak petani tidak memiliki aturan dalam hal pemupukan, penanaman yang tidak serentak dan sulit menerima pendapat dari teman. Gotong-royong harus ditarafkan kembali, untuk memulai kebersamaan. Kita harapkan kepada warga untuk masuk menjadi kelompok tani,” harap Camat
Ketua Kelompok Tani Perempuan Melati Masni Capah mengatakan, penanaman padi perdana ini merupakan peningkatan motivasi kepada petani, untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di Desa Bangun. Petani juga mengeluhkan kurangnya pengairan areal persawahan, sehingga para petani terlambat menanam padi. “Kurangnya air membuat petani tidak serentak menanam padi, sehingga hama semakin menghawatirkan,” keluhnya. (Dik-TPT/h)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru