Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Beredar Rekaman CCTV Oknum Polisi Aniaya Petugas Warnet

* Kapolresta Minta Maaf kepada Korban
- Sabtu, 06 Agustus 2016 11:27 WIB
939 view
Beredar Rekaman CCTV Oknum Polisi Aniaya Petugas Warnet
SIB/Roy Surya Damanik
MENANGKIS: Tampak penjaga Warnet Blody di Jalan Menteng Raya, Medan Denai M Fauzan menangkis pukulan dan tendangan oknum polisi yang menganiayanya, Kamis (4/8).
Medan (SIB)- Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf kepada keluarga operator warung internet (Warnet) Blody Net di Jalan Menteng Raya Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, MS (17) yang mendapat perlakuan kasar dari oknum Polri.

Kepada wartawan, Jumat (5/8) sore, Kapolres menjelaskan  pada 3 Agustus sekira pukul 7.30 WIB, Aiptu JS  melakukan pengaturan pos padat lalu-lintas (Lalin) di perempatan jalan. Pada saat itu ia melihat Warnet Blody Net dipadati anak-anak sekolah yang bermain game. Aiptu JS kemudian masuk ke dalam Warnet dan memberikan imbauan kepada anak-anak sekolah yang berada di dalam untuk segera masuk sekolah.

"Namun ada beberapa anak sekolah yang tidak menghiraukan. Saat itu penjaga Warnet berinisial MS mengacuhkan imbauan Aiptu JS, sehingga terjadilah penganiayaan," ujarnya.

Saya selaku Kapolresta Medan, sambungnya, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan korban. Rabu malam itu juga keluarga korban dan oknum Polri itu telah berdamai di Polsek Medan Area.

"Memang kita melihat bahwasanya tujuan dari anggota kita ini cukup mulia, karena hanya dari kami sajalah yang saat ini peduli banyaknya anak-anak sekolah yang menggunakan fasilitas Warnet di saat jam-jam sekolah. Kita ketahui bahwasanya Warnet-warnet ini juga rawan dari pada tindak pidana, seperti download pornografi, judi online. Kemudian Warnet  biasanya dipergunakan tempat mangkal pelaku begal. Baik itu sebelum maupun sesudah melakukan aksi," jelasnya.

Ditanya sanksi apa yang akan diberikan kepada oknum Polri terkait pemukulan tersebut, Kapolres menegaskan, tentunya ada sanksinya.

"Saat ini kita melakukan pemeriksaan terhadap oknum Polri tersebut, baik secara pidana maupun secara kedisiplinan dan ini sudah diperiksa," tegasnya.
Kapolres menambahkan, jajaran Polresta Medan dan Polsek sejak pagi melakukan Operasi Cinta Kasih. Dalam operasi itu terjaring 198 anak sekolah baik itu SD, SMP, SMA yang kedapatan bolos sekolah.

Sementara itu pemilik Blody Net meminta maaf atas kejadian itu dan ke depannya pemilik Warnet berjanji  memberikan imbauan lebih tegas lagi, bahwasanya pada jam-jam sekolah tak boleh ada anak sekolah yang masuk. Kemudian tidak boleh membuka situs pornografi serta judi onlaine dan lain sebagainya.

"Masalah ini sudah selesai secara kekeluargaan, dan kami pun tidak mempermasalahkannya lagi. Sebelumnya korban sudah membuat laporan di Polresta Medan, dan kini laporan tersebut sudah dicabut karena korban dan oknum Polri itu sudah berdamai," kata pemilik Warnet yang tak ingin menyebutkan namanya.(A17/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru