Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Ribuan Rumah Terendam di Deliserdang, Seorang Anak Tewas

Redaksi - Rabu, 27 Desember 2023 18:08 WIB
214 view
Ribuan Rumah Terendam di Deliserdang, Seorang Anak Tewas
Foto: Dok/BPBD Deliserdang
SISIR: Petugas dari BPBD Deliserdang menggunakan perahu karet disaksikan warga tampak menyisir permukiman warga yang terendam banjir di Desa Bangun Sari, Tanjungmorawa, Senin (25/12). 
Lubukpakam (SIB)
Hujan deras yang mengitari hampir seluruh wilayah Kabupaten Deliserdang mengakibatkan seorang anak meninggal akibat hanyut dan ribuan rumah terendam banjir, Minggu (24/12). Selain itu banjir juga merendam sekolah dan rumah ibadah. Banjir terparah terjadi di Kecamatan Tanjungmorawa, Batangkuis dan Kecamatan Percut Seituan.

"Seorang anak, Fahri (5), warga Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjungmorawa tidak tertolong nyanwanya usai ditemukan tenggelam dan juga telah dilarikan ke RS Maharani. Korban juga sudah dikebumikan. Secara umum saat ini ribuan rumah yang terendam banjir mulai surut," kata Kepala Pelaksana BPBD Deliserdang Amos Karokaro saat dihubungi, Selasa (27/12).

Mantan Camat Sibolangit menuturkan, banjir terjadi di Desa Bangun Sari Baru, Tanjungmorawa B dan Desa Tanjung Baru di Kecamatan Tanjungmorawa terjadi akibat hujan deras seharian pada Minggu (24/12). Kemudian mengakibatkan Sungai Belumai meluap yang mengakibatkan terjadinya banjir.

Untuk di Desa Tanjung Morawa B korban banjir yaitu di Dusun II sebanyak 6 kepala keluarga (KK), Dusun III 54 KK dengan total terdampak 280 jiwa. Di Desa Bangun Sari Baru terjadi di Dusun XII yaitu Blok A 25 KK, Blok B 28 KK, Blok C 48 KK, Blok D 50 KK, Blok E 50 KK, Blok F 14 KK, Blok G 40 KK, Blok H 35 KK, Blok I 30 KK, dengan total 952 jiwa. Selanjutnya banjir di Desa Tanjung Baru Dusun V yaitu 105 KK dengan jumlah terdampak 421 jiwa.

"Sekolah tergenang yaitu Sekolah Dasar Negeri Dusun V Desa Tanjung Morawa B dan Masjid Al Falah dan Musholla Al Ikhlas Desa Bangun Sari Baru. Kami sudah mitigasi di lokasi banjir, Dusun II dan III Desa Tanjung Morawa B, Dusun XII Desa Bangun Sari Baru, Dusun V Desa Tanjung Baru. Berkordinasi dengan pihak desa, membuka posko kesehatan dan dapur umum," terang Karo-karo.

Selain Tanjungmorawa, Amos juga menerangkan banjir terjadi di Kecamatan Batangkuis. Banjir terjadi akibat tanggul jebol di Sungai Batangkuis yaitu di gang Bilal, Desa Bakaranbatu. Mengakibatkan banjir setinggi sekira 60 centimeter hingga berdampak ke pemukiman masyarakat di Desa Bintangmeriah dan Desa Bakaranbatu serta Desa Sena.

Dijelaskan, rumah yang terendam Di Desa Bakaranbatu untuk Dusun I 230 kepala keluarga (KK), Dusun II 30KK, Dusun III 50KK. Desa Bintangmeriah di Dusun I 50 KK, Dusun II 400 KK, Dusun III 200 KK, Dusun V 250 KK. Desa Sena di Dusun X 50KK. "Jadi untuk Batangkuis sebanyak 1.260 KK terendam. Korban mengungsi 10 KK yang berada di Mesjid Al Ikhlas Dusun I Desa Bintang Meriah. Jadi kami sudah melakukan mitigasi di lokasi banjir, berkordinasi dengan pihak desa, membuka dapur umum serta membuat tenda pengungsi," tutur Amos.

Kemudian banjir terjadi di Kecamatan Percut Seituan yaitu di Desa Sambirejo Timur. Yaitu di Dusun III terdampak 55 KK, Dusun IV 256 KK, Dusun XI 105KK, dengan total terdampak 415 KK.

"Untuk di Desa Sambirejo Timur penyebab banjirnya yaitu meluapnya sungai Sena mengakibatkan banjir setinggi kurang lebih 60 centimeter ke permukiman masyarakat. Korban mengungsi 4 KK. Kita sudah membuka dapur umum dan posko kesehatan di lokasi," tutur Karo-karo. (**)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru