Polres Padang Lawas Ungkap 24 Kasus Narkoba, 29 Tersangka Diamankan
Sibuhuan(harianSIB.com)Polres Padang Lawas mengungkap 24 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 29 tersangka selama periode 5 Agustus
Medan(harianSIB.com)
Rapat Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Medan awalnya dikabarkan terbuka untuk umum mendadak tertutup dengan alasan internal.
Ketua Pansus Drs Godfried Effendi Lubis sempat membagikan jadwal, yang dimulai Senin (6/4/2026) di ruang rapat anggaran.
Pembahasan penggunaan APBD Kota Medan tahun anggaran 2025 sebesar Rp6,32 triliun ini dimulai dengan memanggil Bappeda, Bapenda, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, BPKAD dan Kesbangpol.
Namun begitu rapat Pansus dimulai, tiba-tiba dinyatakan tertutup, hanya internal. Wartawan yang sudah siap-siap meliput dengan rasa kecewa meninggalkan tempat.
Baca Juga:Ketua Pansus Godfried Lubis kepada wartawan mengatakan, pembahasan penggunaan anggaran tiba-tiba diputuskan tertutup.
Menanggapi hal itu, pengamat anggaran dan kebijakan Elfanda Ananda mengatakan, dalih rapat internal pembahasan LKPj bentuk klasik dari transparansi yang disempitkan secara sengaja.
Padahal yang dibahas bukan urusan privat lembaga melainkan pelaksanaan penggunaan APBD yang uangnya bersumber dari pajak rakyat.
"Ketika akses wartawan ditutup, publik secara sistematis dijauhkan dari proses pengawasan yang justru menjadi haknya," kata Elfanda kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).
Dalam konteks pembahasan LKPJ ini kata Elfanda, yang sedang diuji adalah capaian program dan kegiatan yang dibiayai APBD yang nilainya triliunan, sekaligus penilaian terhadap kinerja OPD dan pertanggungjawaban eksekutif.
Seluruhnya bersumber dari uang rakyat melalui pajak dan retribusi. Karena itu, secara prinsip, setiap rupiah yang dibelanjakan negara melekat hak publik untuk mengetahui bagaimana dana tersebut digunakan.
Dalam kerangka good governance, transparansi tidak hanya menyangkut hasil akhir berupa laporan, tetapi juga proses pengambilan keputusan.
DPRD kota Medan tidak seharusnya bersembunyi di balik tata tertib untuk melegitimasi ketertutupan. Secara prosedural hal itu mungkin sah, namun secara etika publik tetap problematik.
Fungsi pengawasan tidak cukup hanya dijalankan oleh anggota dewan, tetapi juga harus terlihat dan dapat diuji oleh publik. Tanpa keterbukaan, pengawasan berisiko berubah menjadi sekadar formalitas antar elite.
Sebagai lembaga perwakilan, ungkapnya, DPRD Medan memiliki dua fungsi utama, yakni pengawasan dan representasi publik. Ketika rapat Pansus ditutup dari liputan, fungsi tersebut berpotensi bergeser dari wakil rakyat menjadi aktor internal kekuasaan.
Akibatnya, proses pengawasan kehilangan legitimasi publik karena tidak diuji secara terbuka. Akuntabilitas publik tidak cukup dipertanggungjawabkan kepada sesama elite birokrasi, melainkan harus dapat diuji, dikritik, dan dipantau oleh masyarakat melalui media.
Fenomena ini menunjukkan gejala yang berulang, transparansi dan akuntabilitas publik hanya hadir dalam dokumen akhir, sementara prosesnya tertutup rapat. Inilah yang dapat disebut sebagai defisit transparansi struktural, dimana publik hanya disuguhi laporan yang sudah 'jadi' tanpa mengetahui dinamika perdebatan, koreksi, maupun potensi penyimpangan yang terjadi di dalamnya.
Jika pembahasan laporan kinerja program dan kegiatan yang dibiayai APBD dengan nilai hingga triliunan rupiah dilakukan secara tertutup tanpa alasan yang kuat, maka wajar publik mempertanyakan apa yang sebenarnya disembunyikan. Dalam prinsip pengelolaan keuangan publik, semakin besar nilai anggaran, seharusnya semakin tinggi pula tingkat keterbukaannya.
"DPRD Kota Medan adalah wakil rakyat, bukan perpanjangan ruang tertutup kekuasaan. Ketika ruang pengawasan ditutup dari media, yang hilang bukan hanya akses informasi, tetapi juga kepercayaan publik. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi melemahkan legitimasi lembaga itu sendiri," tegasnya. (*)
Sibuhuan(harianSIB.com)Polres Padang Lawas mengungkap 24 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 29 tersangka selama periode 5 Agustus
Medan(harianSIB.com)Polda Sumut menggagalkan pengiriman narkoba yang diduga berasal dari Malaysia dan akan diedarkan di Sumatera Utara. Dala
Sidikalang(harianSIB.com)Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan MIK meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Bulu Duri, Kecamatan Lae Par
Medan(harianSIB.com)Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan meringkus dua pria, OHJ (36), warga Kecamatan Medan Deli, dan RH (36), warga Kelurah
Tebingtinggi (harianSIB.com)Pemko Tebingtinggi mencatat 478 peserta KB baru hingga pelaksanaan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia, atau 264
Sidikalang (harianSIB.com)Truk bertonase besar dilarang melintasi kawasan Kota Sidikalang mulai Kamis (1/10/2026). Kendaraan bermuatan berat
Labuhanbatu (harianSIB.com)Tim Unit Reskrim Polsek Aeknatas mengamankan RS alias D (43), yang diduga memiliki sabu di sebuah pondok kosong d
Medan (harianSIB.com)Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor meminta pemerintah daerah meningkatkan penggunaan produk dalam negeri (PDN) serta pe
Medan(harianSIB.com)Rumah Sakit (RS) Adam Malik terus memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi medis terbaru. Salah satunya
(harianSIB.com)Janganjangan Cibinong bukan satusatunya. Hanya saja, Cibinong sedang ketahuan. Kalimat tersebut tentu bukan kesimpulan ba
Pematangsiantar(harianSIB.com)Satresnarkoba Polres Pematangsiantar mengungkap peredaran 100 butir ekstasi merek Marvel dengan berat total 50
Medan(harianSIB.com)Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara menggelar Apel Bersama Operasi Gabungan Laut di Lapangan Upacara PT I