Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Imigrasi Sumut Gelar Pelatihan SPIP dan MR

Rickson Pardosi - Jumat, 17 April 2026 17:33 WIB
123 view
Imigrasi Sumut Gelar Pelatihan SPIP dan MR
Foto: Dok/Humas
Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumut, Dr Parlindungan, secara resmi membuka pelatihan SPIP dan MR, di Berastagi, Kamis (15/4/2026).

Medan(harianSIB.com)

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara (Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumut), Parlindungan, secara resmi membuka pelatihan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko (MR) bagi jajaran Imigrasi Sumatera Utara, Kamis (15/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan adaptif terhadap perubahan.

Dalam sambutannya, Kakanwil menekankan pentingnya implementasi SPIP dan MR yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia menyampaikan lima arahan utama kepada seluruh peserta.

Melalui Humas Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut Rizky Maulana, Jumat (17/4/2026) di Medan, disampaikan, implementasi nyata SPIP, kemampuan setiap unit kerja dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko secara sistematis dan berkelanjutan, penguatan integritas dan akuntabilitas dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM, optimalisasi penggunaan aplikasi SINORAT, serta komitmen mengikuti pelatihan secara sungguh-sungguh.

"Implementasi sistem harus berjalan beriringan dengan integritas. Sistem yang kuat tanpa integritas akan runtuh, sedangkan integritas tanpa sistem yang baik akan mudah goyah," tegas Parlindungan.

Baca Juga:
Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan sosialisasi SPIP dan Manajemen Risiko, Penandatanganan Maklumat Pelayanan serta peluncuran aplikasi SINORAT yakni sebuah inovasi digital dalam sistem penomoran surat yang dirancang untuk meningkatkan tertib administrasi dan akuntabilitas kinerja organisasi. Melalui SINORAT, proses penomoran surat diharapkan menjadi lebih transparan, teregistrasi dengan baik, dan bebas dari kesalahan administrasi.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 April 2026, di Berastagi, diikuti 81 peserta yang berasal dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian se-Sumatera Utara. Kegiatan itu menghadirkan narasumber kompeten dari BPKP Sumatera Utara, Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal serta Direktorat Jenderal Imigrasi.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan SPIP dan manajemen risiko secara optimal, serta sebagian pegawai dapat memperoleh sertifikasi SPIP. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi penilaian mandiri SPIP tahun 2026.

Secara keseluruhan, pelaksanaan pelatihan SPIP dan Manajemen Risiko ini menjadi bukti komitmen Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berintegritas, sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi yang berkelanjutan.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sri Mulyani Jelaskan Reformasi Birokrasi Kemenkeu di Australia
Prihatin Rabies di Nisel, Parlindungan Purba Surati Kementerian
Senator Parlindungan Purba Minta Jasa Raharja Beri Santunan Korban Bus Masuk Jurang di Tobasa
Sahuti Keluhan Warga, Parlindungan Purba Tinjau Parit Tersumbat di Pasar VII P Bulan
Edward Pakpahan Laporkan 7 Kasus ke Pusat Melalui Senator Parlindungan Purba
Jalan, Listrik dan Nelayan Jadi Prioritas Parlindungan Purba
komentar
beritaTerbaru