Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Ketua FPG DPRD SU Apresiasi Pemprov Sumut Tangani Bencana Hingga Zero Pengungsi di Sumut

Firdaus Peranginangin - Kamis, 07 Mei 2026 17:09 WIB
300 view
Ketua FPG DPRD SU Apresiasi Pemprov Sumut Tangani Bencana Hingga Zero Pengungsi di Sumut
Foto harianSIB.com/Firdaus
Aswin Parinduri.

Medan(harianSIB.com)

Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sumut Aswin Parinduri mengapresiasi Pemprov Sumut dibawah kepemimpinan Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam penanganan bencana di Sumut yang terjadi akhir 2025 hingga awal 2026 dengan cepat, terukur, dan menyentuh hingga tahap pemulihan masyarakat terdampak, sehingga zero pengungsi.

" Langkah yang dilakukan Pemprov Sumut tidak hanya fokus saat bencana terjadi, tetapi dimulai sejak tahap mitigasi dini hingga percepatan rehabilitasi pascabencana. Sejak awal telah menginstruksikan seluruh kabupaten/kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir dan longsor, termasuk melakukan pemetaan wilayah rawan bencana," ujar Aswin Parinduri kepada wartawan, Kamis (7/5/2026) di Medan.

Aswin juga menilai Pemprov Sumut bergerak cepat dalam menetapkan status tanggap darurat saat bencana terjadi, termasuk memperpanjang masa tanggap darurat guna memastikan proses evakuasi dan distribusi bantuan berjalan maksimal.

Di sejumlah daerah terisolir seperti Tapanuli Tengah, distribusi bantuan bahkan dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter karena akses darat terputus akibat longsor dan banjir. Langkah itu dinilai efektif menjaga pasokan logistik bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga:
"Tak hanya mengendalikan penanganan dari pusat, Gubernur Sumut juga turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Peninjauan pembangunan tanggul dan normalisasi sungai dilakukan guna mencegah terjadinya banjir susulan," katanya.

Pada tahap pemulihan, Pemprov Sumut memprioritaskan perbaikan infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan, serta pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak, hingga zero pengungsi. Verifikasi data korban juga dilakukan secara rinci berbasis nama dan alamat agar bantuan tersalurkan tepat sasaran.

Dari hasil penelusuran wartawan di Rencana Umum Pengadaan (RUP) Pemprov Sumut, melalui Dinas PUPR Sumut menunjukkan besarnya anggaran yang dialokasikan untuk penanganan pascabencana di sejumlah daerah dari alokasi APBD Sumut sekitar Rp74,5 miliar.

"Dari Rp74,5 miliar tersebut mencakup pembangunan turap, talud, bronjong, peningkatan struktur jalan hingga penggantian jembatan di wilayah terdampak bencana, seperti di Tapanuli Tengah (Tapteng), Rp20 miliar untuk pembangunan turap/talud/bronjong pada ruas Jalan Provinsi Jembatan Husor (Barus), batas Humbahas," ujar Aswin.

Kemudian pembangunan turap/talud/bronjong pada ruas Sibuluan, Aek Horsik dialokasikan Rp5 miliar, pembangunan turap di Jalan Sudirman Kota Sibolga sebesar Rp12 miliar, serta peningkatan struktur jalan provinsi ruas Sibuluan–Aek Horsik senilai Rp24 miliar.

Sedangkan di wilayah Tapanuli Selatan, Pemprov Sumut mengalokasikan Rp3 miliar untuk pembangunan turap/talud/bronjong ruas Sipenggeng–Marancar–Sipirok serta Rp10,5 miliar untuk penggantian Jembatan Aek Nabara sebagai bagian dari penanganan pascabencana.

Aswin menilai langkah strategis tersebut membuktikan keseriusan Pemprov Sumut dalam melindungi masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana secara menyeluruh.(*).

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPRDSU Apresiasi KPK Tangkap Bupati Pakpak Bharat
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Raih Penghargaan, MPR Apresiasi Peran Media untuk Kesatuan Bangsa
Startup Indonesia Disebut Cepat Mati Karena Minim Arahan
Tim Gabungan Dishut Sumut Gelar Operasi Pemulihan Kawasan Hutan di Labuhanbatu
Dandim Nias Dorong Pasukan Reaksi Cepat Semangat Terus Cari Korban Longsor
komentar
beritaTerbaru