"Kalau diperlukan, salah satu arus akan diperkecil sehingga pengaturan lalu lintas lebih efektif. Semua akan diarahkan petugas di lapangan dan dilengkapi rambu-rambu petunjuk," katanya.
Widodo memperkirakan puncak kepadatan lalu lintas akan terjadi pada Minggu (12/7/2026), saat ribuan peserta Jamda kembali meninggalkan Bumi Perkemahan Sibolangit menuju Kota Medan dan daerah lainnya.
"Mungkin nanti tanggal 12, saat bubaran, arus kendaraan pasti padat," ungkapnya.
Ia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap tertib, bersabar saat terjadi antrean, serta tidak mengambil jalur berlawanan yang dapat memperparah kemacetan.
"Kalau terjadi antrean, tetap bersabar dan mengantri. Jangan mengambil hak pengguna jalan lain karena justru akan memperparah kemacetan," tegasnya.
Satlantas Polrestabes Medan berharap kerja sama seluruh pengguna jalan dapat menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Jamda XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara sehingga perjalanan peserta maupun masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar.(**)