Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 Juli 2026

Kondisi Panti Sosial Lansia di Rantauprapat Sangat Memprihatinkan, Perlu Dibenahi

Firdaus Peranginangin - Sabtu, 11 Juli 2026 16:23 WIB
112 view
Kondisi Panti Sosial Lansia di Rantauprapat Sangat Memprihatinkan, Perlu Dibenahi
Foto: harianSIB.com/Firdaus
Ketua Tim Kunjungan Kerja Dapil VI DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga, mengaku sangat prihatin melihat kondisi Panti Sosial Lansia milik Pemprov Sumut di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (11/7/2026).

Medan(harianSIB.com)

Ketua Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Dapil VI DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga SE mengaku sangat prihatin melihat kondisi Panti Sosial Lansia milik Pemprov Sumut di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, sehingga sangat mendesak untuk dibenahi.

Berdasarkan hasil peninjauan langsung di lapangan, Zeira melihat fasilitas panti dinilai jauh dari layak untuk dihuni para lanjut usia yang sebagian besar sudah tidak memiliki keluarga.

"Kondisi bangunan, sarana pendukung, hingga pelayanan yang tersedia belum mencerminkan kepedulian terhadap kesejahteraan para penghuni panti yang mayoritas para lansia yang hidup sebatang kara dan tidak lagi memiliki keluarga yang dapat merawat mereka," katanya kepada wartawan, Sabtu (11/7/2026), melalui telepon di Medan.

Melihat fakta-fakta tersebut, ujar Sekretaris DPW PKB Sumut ini, pemerintah seharusnya memiliki tanggung jawab untuk memastikan para lansia memperoleh tempat tinggal yang aman, nyaman, sehat dan manusiawi.

Baca Juga:
"Di panti tersebut juga terlihat sejumlah persoalan mendasar, mulai dari kondisi kamar yang kurang layak, bangunan yang tampak kumuh, hingga sanitasi lingkungan yang dinilai tidak sehat serta fasilitas pelayanan kesehatan juga dinilai masih sangat terbatas," katanya.

Melihat kondisi tersebut, ujar Wakil Ketua Komisi A ini, tentu sangat memprihatinkan bagi lembaga legislatif, apalagi para penghuni panti sangat membutuhkan perhatian dan pelayanan terbaik serta mereka berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak dan lingkungan yang sehat.

Menurut Zeira, kapasitas panti yang hanya mampu menampung sekitar 32 orang tersebut seharusnya menjadi keuntungan bagi pemerintah untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal. Tapi faktanya, justru menunjukkan perlunya pembenahan secara menyeluruh terhadap fasilitas yang ada.

Atas kondisi tersebut, Zeira bersama anggota Tim Kunker Dapil VI DPRD Sumut meminta Pemprov Sumit segera mengalokasikan anggaran untuk merehabilitasi bangunan, memperbaiki fasilitas kesehatan, meningkatkan kualitas sanitasi, serta melengkapi sarana pendukung lainnya agar para lansia dapat menjalani masa tua dengan lebih layak.

"Perhatian terhadap panti sosial bukan hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan kepada para lansia yang telah mengabdikan hidupnya bagi keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan di panti sosial harus menjadi prioritas pemerintah," katanya.

Zeira juga berharap hasil kunjungan kerja tersebut segera ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan DPRD Sumut dalam hal ini terus mengawal upaya pembenahan Panti Sosial Lansia di Rantauprapat, agar benar-benar menjadi tempat yang nyaman, sehat dan bermartabat bagi para penghuninya.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Warga Urungkompas Rantauprapat Masih Kesulitan Dapat Simelon
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Judi Sabung Ayam Beromset Puluhan Juta di Rantauprapat Aman
Bunga Bangkai Mekar di Ladang Sawit, Hebohkan Warga Labura dan Rantauprapat
Warga Temukan Mayat Pria Brewok Terapung di Sungai Bilah Rantauprapat
Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis Minta Drainase Jalan Sukarno-Hatta Binjai Timur Diperbaiki
komentar
beritaTerbaru