
Baca Juga:
Mahasiswa UDA serahkan berkas untuk pindah setelah Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof Saiful Matondang sempat berdialog dengan mahasiswa di halaman Kantor LLDikti Wilayah, Senin (31/8/2026). (Foto Screenshot TikTok)
Dalam aksi yang mendapat pengawalan polisi itu, mahasiswa juga menolak membayar Rp2 juta yang disebut sebagai biaya memperoleh surat pindah dari UDA.
Daniel Sinaga, salah seorang mahasiswa yang menjadi orator, mengatakan mahasiswa keberatan dengan biaya tersebut. Menurutnya, mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di kampus lain seharusnya tidak dibebani biaya yang dinilai memberatkan.
"Pada hari ini kami tegaskan kalau mahasiswa sudah muak dengan janji-janji. Kita tak mau mendengar lagi soal bicara akan kembali mendapatkan akreditasi. Kami secara tegas menolak membayar uang Rp2 juta untuk surat pindah," ujar Daniel saat menyampaikan sikap di Kantor LLDikti.
Daniel juga menyatakan mahasiswa telah kehilangan kepercayaan terhadap Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) yang menaungi UDA.