Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 01 Oktober 2026

Lapas Cibinong: Ketika Uang Membuka Celah dan Kekuasaan Disalahgunakan di Balik Jeruji

Oleh: Joan Berlin Damanik SSi MM
Redaksi - Rabu, 30 September 2026 16:00 WIB
783 view
Lapas Cibinong: Ketika Uang Membuka Celah dan Kekuasaan Disalahgunakan di Balik Jeruji
(harianSIB.com/Dok)
Joan Berlin Damanik SSi MM

Karena itu, kasus Cibinong semestinya menjadi momentum untuk melakukan audit berbasis risiko terhadap lembaga pemasyarakatan secara lebih luas. Audit tersebut dapat diarahkan pada beberapa titik rawan.

Pertama, audit fasilitas dan aset. Setiap bangunan, ruangan, kendaraan, fasilitas olahraga, maupun sarana lainnya harus jelas status dan dasar pemanfaatannya.

Kedua, audit pelayanan. Masyarakat dan keluarga warga binaan harus mengetahui standar layanan, prosedur, serta biaya resmi apabila memang terdapat layanan yang dikenakan tarif.

Ketiga, audit transaksi. Digitalisasi pembayaran dapat mengurangi ruang transaksi informal dan memperkuat jejak administrasi.

Keempat, audit keamanan. Setiap celah akses, pengawasan keluar-masuk, penggunaan alat komunikasi, dan titik rawan lainnya perlu dievaluasi secara berkala.

Kelima, audit pengaduan. Pengaduan warga binaan dan keluarga seharusnya tidak sekadar diterima, tetapi dianalisis untuk menemukan pola persoalan.

Keenam, audit integritas petugas. Pengawasan tidak boleh hanya diarahkan kepada warga binaan. Mereka yang memegang kewenangan juga harus berada dalam sistem pengawasan.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dinonaktifkan Buntut Dugaan Klaster Mewah
Dituding Nikmati Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ini Jawaban Ferdy Sambo
Ombudsman Temukan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong, Imipas Buka-bukaan
Isu Klaster Mewah Lapas Cibinong, Ditjenpas Bantah Ferdy Sambo Dapat Fasilitas Istimewa
Kakanwil Ditjenpas Jabar Bantah Ferdy Sambo Pakai 'Klaster Mewah' di Lapas Cibinong
Ombudsman Buru Pemilik Mobil Mewah di Lapas Cibinong
komentar
beritaTerbaru