Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

Menangkan Djoss, BSPN PDI Perjuangan Karo Gelar TOT Pelatih Saksi

- Selasa, 20 Maret 2018 20:38 WIB
248 view
Menangkan Djoss, BSPN PDI Perjuangan Karo Gelar TOT Pelatih Saksi
Tanah Karo (SIB) -Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Cabang Kabupaten Karo menggelar Training of Trainer (TOT) pelatih saksi/ Regu Penggerak Pemilih (Guraklih) di PPWG Zentrum GBKP Kabanjahe, Jumat (16/3).

TOT ini dihadiri 70 orang peserta dari 17 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se- Kabupaten Karo yang diwakili masing-masing tiga orang. Kegiatan ini dipandu oleh BSPN PDI Perjuangan Sumut yang dipimpin oleh Kepala BSPN Sumut Rudy Sitohang.

Hadir dalam kegiatan ini di antaranya, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Sumut Taufan Agung Ginting, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Karo Malem Jenda Singarimbun, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPC PDI Perjuangan Karo Ikuten Sitepu dan yang lainnya.

Kepala BSPN PDI Perjuangan Cabang Karo, Cornelius Sembiring dalam sambutannya menyampaikan, pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan saksi-saksi di tingkat TPS menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang akan datang. Hal ini sesuai tema, "Organisir Saksi, Amankan Suara".

"Berdasarkan pengalaman, saksi-saksi yang disiapkan selama ini kurang bertanggung jawab. Untuk itu, saksi yang dipersiapkan untuk kali ini harus lebih matang dan terlatih. Dengan demikian, segala bentuk penyimpangan di TPS dapat dimonitor guna mengurangi tingkat kecurangan," papar Cornelius.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris BSPN PDI Perjuangan Karo, Ronald Abdi Negara Sitepu. Menurutnya, pelatihan saksi dan Guraklih sangat penting guna menghindari kecolongan. Dengan demikian, perolehan suara diharapkan semakin akurat serta dapat meminimalisir tingkat kecurangan.

"Pada April hingga Mei mendatang, BSPN PDI Perjuangan Karo akan melatih 1.500 orang saksi TPS dan 1.920 orang Guraklih. Guraklih bertugas memetakan potensi pemilih suara partai, mendeteksi dugaan kecurangan dari penyelenggara atau paslon lain serta mengawal perolehan suara," jelasnya.

Sementara, Taufan Agung Ginting menyampaikan, beberapa hari lalu, Calon Gubernur Sumut  Djarot Saiful Hidayat sudah berkunjung ke Karo. Menurutnya, ini merupakan sinyal dimana kader PDI Perjuangan harus memenangkan pasangan Djarot-Sihar.

Untuk itu kata dia, kemenangan Paslon Djoss ini harus diperjuangkan di Karo sesuai dengan target partai minimal 75 persen. "Itu bukan perkara yang mudah. Itu membutuhkan keseriusan dalam bekerja, terutama menggalang pemilih dan mengamankan suara pemilih di seluruh TPS," jelas Taufan.

Menurutnya, seluruh kader PDI Perjuangan yang hadir dari 17 PAC se-Kabupaten Karo akan ditempa militansinya masing-masing oleh BSPN PDI Perjuangan Sumut, tentang bagaimana tata cara pengawalan dan pengamanan suara. Mulai dari tingkat TPS hingga KPU Kabupaten.

"Ini bukan hanya untuk tingkat Pilgubsu saja, akan tetapi hingga Pilpres 2019 mendatang. Untuk itu, kami berharap keseriusan seluruh peserta untuk mengikuti materi-materi yang disampaikan dalam pelatihan ini. Dengan demikian, Djarot-Sihar dalam memenangkan pertarungan Pilgubsu ini," harapnya.

Lebih lanjut disampaikan, dari 33 kabupaten/kota, Kabupaten Karo diharapkan menjadi pionir (pelopor) dan garda terdepan dalam memberikan contoh yang profesional dalam rangka pemenangan pasangan Djoss di Sumut.

Berdasarkan amatan, pelatihan ini dibuka oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Karo Malem Jenda Singarimbun. Dalam pelatihan ini, digelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara di TPS untuk seluruh peserta. (BR2/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru