Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 16 Agustus 2026

Edy Rahmayadi dan Istri Makan Pecal di Rumah Tjong A Fie

- Selasa, 20 Maret 2018 20:40 WIB
427 view
Edy Rahmayadi dan Istri Makan Pecal di Rumah Tjong A Fie
SIB/Dok
KUNJUNGI: Edy Rahmayadi beserta istri Nawal Lubis mengunjungi Rumah Tjong A Fie di Jalan Ahmad Yani, Medan, Minggu (18/3).
Medan (SIB) -Momen hari libur dimanfaatkan calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi beserta istri Nawal Lubis mengunjungi Rumah Tjong A Fie di Jalan Ahmad Yani, Medan, Minggu (18/3).

Edy dan istri menikmati lontong pecal bersama-sama para pengunjung Rumah Tjong A Fie.

"Kalau saya dulu sudah pernah poto-poto di atas," ujar Nawal Lubis bercerita bersama warga saat hendak masuk ke rumah Tjong A Fie.

Sementara itu Edy Rahmayadi tampak menikmati pecel lontong dan rujak. Edy mengaku sengaja tak makan saat menghadiri undangan agar dapat menikmati pecel lontong dengan suasana rumah Tjong A Fie yang bersejarah.

"Tentu sangat mendukung wisata-wisata Heritage di Sumut khususnya di Medan tetap terpelihara dengan baik. Karena ini merupakan wisata sejarah yang tentunya harus diketahui para generasi muda kita," tuturnya.

Ia menambahkan, dengan banyaknya bangunan bersejarah pemerintah di kabupaten/kota maka Pemerintah Provinsi Sumut harus menyediakan anggaran untuk membantu pemerintah  kabupaten/kota merawat dan melestarikan sejarah tersebut.

"Pemerintah provinsi ke depannya perlu mengalokasikan anggaran untuk heritage. Karena sejarah yang dijaga adalah ciri Sumut yang bermartabat," ungkapnya.

Seperti diketahui gedung Rumah Tjong A Fie merupakan bangunan bersejarah dan merupakan bangunan cagar budaya Kota Medan berdasarkan UU Cagar Budaya No 11 Tahun 2010 dan Perda Kota Medan No 2 Tahun 2012.

Tjong A Fie sendiri merupakan saudagar kaya asal Tiongkok yang dulunya tinggal di Medan, sekaligus menjadi tokoh yang sangat dihormati pemerintah Belanda dan Sultan Deli.

Rumah Tjong A Fie memiliki perpaduan antara aksitektur Tiongkok, Melayu, dan Eropa. Di dalamnya, tersimpan sejumlah benda bersejarah dapat lihat. Untuk menikmati objek wisata ini masyarakat hanya dibebani tarif masuk sebesar Rp35 ribu. (A17/rel/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru