Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 16 Agustus 2026

Pemilih Pemula Ikuti “Maena” Pilkada Nias

- Senin, 30 November 2015 18:13 WIB
649 view
Pemilih Pemula Ikuti “Maena” Pilkada Nias
SIB/Loozaro Zebua
MAENA: Siswa menggelar Maena sosialisasi Pilkada Serentak 9 Desember 2015 di lapangan sepakbola Desa Hiliweto Kecamatan Gido Kabupaten Nias, Sabtu (29/11).
Nias (SIB)- Dalam rangka mensosialisasikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tanggal 9 Desember 2015 kepada masyarakat, terutama pemilih pemula,di wilayah Kabupaten Nias,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias melaksanakan lomba tarian maena pada  Sabtu (28/11) di lapangan sepakbola Desa Hiliweto Kecamatan Gidö Kabupaten Nias sekitar pukul 11.00 Wib.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan siswa/i dari 14 SMA/SMK yang berasal dari setiap kecamatan  di Kabupaten Nias. Lomba  bertema "Pilkada Berbasis Budaya", dalam bahasa Nias .  “Böi olifu ita. Fareso Töida Bawolohe Surat Wamöi Ba TPS Tanggal 9 Mbawa Sifelendua 2015”. Jangan terima uang dari paslon karena akan merusak masa depan Kabupaten Nias. Mari kita pilih di antara mereka yang ingin membangun Nias lima tahun ke depan.

Acara tersebut dihadiri  Ketua KPU Nias beserta beberapa Komisioner KPU Nias lainnya, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Nias, tokoh-tokoh masyarakat, dan ratusan siswa yang berasal dari seluruh SMA/SMK se-Kabupaten Nias.

Yang menjadi juri utama dalam perlombaan maena tersebut adalah Drs Yas. Harefa. Selain itu, yang juri pendamping adalah Iman Murni Telaumbanua STh.

Ketua KPU Nias, Abineri Gulö STh, kepada SIB mengatakan pihaknya menggunakan maena sebagai salah satu instrumen dalam menyebarluaskan gema Pilkada Nias, karena tidak ingin Pilkada malah menceraiberaikan masyarakat. "Kita menginginkan Pilkada Nias ini bisa terintergrasi dengan budaya masyarakat Nias, jadi kita memilih mensosialisasikannya lewat Tari Maena," katanya.

Lebih lanjut Abineri Gulö STh menuturkan segmen utama kegiatan lomba maena ini adalah para pemilih pemula. "Melalui kegiatan ini, kita mempersiapkan mereka menjadi pemilih yang memiliki informasi yang cukup, baik tentang Pilkada-nya maupun tentang siapa yang akan dipilih nantinya," tuturnya. Abineri berharap para peserta dan masyarakat yang hadir dapat menjadi mitra KPU Nias dalam menyebarluaskan ajakan untuk mencoblos.

Abineri Gulö STh menjelaskan aspek yang menjadi penilaian juri adalah keindahan, kepaduan, dan harmonisasi gerak. Abineri memastikan peserta yang berpartisipasi pada kegiatan lomba sudah memiliki hak pilih.

Abineri Gulö STh kagum dengan antusiasme pemuda/i Nias untuk mengikuti lomba maena. "Lebih dari harapan kita malah. Bahkan ada 1 kecamatan yang mengirim 2 grup," ujarnya. Abineri mengklaim jumlah hadirin pada kegiatan lomba maena tersebut sekitar 700-an orang, di luar undangan.

Pantauan SIB, terdapat nuansa kampanye dalam lomba maena tersebut. Pasalnya beberapa peserta, melalui gerakannya, menunjukkan isyarat-isyarat nomor urut paslon yang bertarung pada Pilkada Kabupaten Nias 9 Desember mendatang.

Abineri Gulö STh menjelaskan gerakan tersebut adalah otoritas peserta. "Peserta yang menampilkan gerakannya. Semua orang bisa menafsir, karena itu tergantung cara pandang masing-masing orang," jelasnya.

Lebih lanjut Abineri Gulö STh mengatakan pihaknya telah memberi kebebasan bagi setiap peserta untuk menciptakan gerakannya. "Lagipula yang menilai itu juri," ujarnya mengakhiri. (A31/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru