Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

BNI Kembalikan Utuh Rp28 Miliar Hari ini, Kasus Penggelapan Dana Gereja Berakhir

Redaksi - Rabu, 22 April 2026 19:11 WIB
969 view
BNI Kembalikan Utuh Rp28 Miliar Hari ini, Kasus Penggelapan Dana Gereja Berakhir
KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mempertemukan Suster Natalia Situmorang dan Dirut BNI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Jakarta(harianSIB.com)

Kasus dugaan penggelapan dana umat sebesar Rp28 miliar di Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara, mengejutkan publik. Perkara ini mencuat setelah bendahara CU, Suster Natalia Situmorang, membeberkan kronologi munculnya kecurigaan hingga terungkapnya dugaan investasi fiktif yang melibatkan mantan Kepala Kantor Kas bank BUMN Unit Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah.

Kecurigaan bermula pada Desember 2025 saat pihak koperasi mengajukan pencairan deposito investasi sebesar Rp 10 miliar untuk kebutuhan gereja. Namun, pencairan dana tersebut tidak kunjung terealisasi.

"Sampai Januari 2026 tetap kami bicarakan masalah pencairan. Lagi-lagi, Andi mengatakan 'siap suster, sudah sedang diproses'," tutur Natalia mengutip Kompas.com.

Penundaan berulang tanpa kejelasan membuat pihak CU mulai mempertanyakan keabsahan investasi tersebut. Kecurigaan memuncak pada 23 Februari 2026 ketika seorang pegawai bank datang untuk mengambil dana pencairan, tetapi bukan Andi yang selama ini berkomunikasi dengan mereka.

Baca Juga:
"Di sinilah mulai saya curiga, karena tidak ada kata-kata tentang pergantian. Sementara saya masih komunikasi dengan yang bersangkutan," kata Natalia.

Beberapa jam kemudian, pihak bank memberikan penjelasan mengejutkan bahwa Andi sudah tidak lagi bekerja di bank tersebut dan produk investasi yang ditawarkan bukan produk resmi. "Mereka menginformasikan bahwa per tanggal hari ini Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai Bank BNI dan deposito investment itu bukan produk BNI," ujar dia.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Abang Kandung Dilaporkan ke Poldasu Terkait Dugaan Penggelapan Dalam Keluarga
Terdakwa Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mohon Penangguhan Penahanan
Ketua DPRD Minta Dugaan Penggelapan Pajak Reklame di Batubara Diusut Tuntas
Massa Desak Usut Dugaan Penggelapan Pajak Reklame dan Restoran di Dispenda Batubara
Kejaksaan Dairi Usut Dugaan Penggelapan Dana Raskin di Kecamatan Sumbul
PB Kembar Sumut Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Penggelapan Pajak Ratusan Juta di Dispenda Batubara
komentar
beritaTerbaru