Selain itu, Batak Center dan LABB berkomitmen penuh mendukung penanganan stunting (tengkes) di wilayah Danau Toba guna melahirkan generasi yang cerdas dan tangguh secara fisik.
Tidak berhenti pada dokumen MoU, kesepakatan ini langsung dieksekusi dengan langkah-langkah nyata.
Sekretaris Jenderal Batak Center, Jerry Sirait, menjelaskan pihaknya telah menyepakati pelaksanaan studi pengembangan wawasan.
"Ada beberapa isu mendesak yang disoroti, termasuk pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan seksual di lingkungan masyarakat Batak yang saat ini amat membahayakan," tegas Jerry Sirait.
Ia juga menekankan pentingnya reformasi tata kelola adat dengan prinsip esensial, efisien, dan efektif.
Lebih lanjut, Jerry Sirait membeberkan rencana kolaborasi skala nasional. Pihaknya sedang menggagas pembangunan desain Museum Batak Raya. Rencana proyek nasional ini dijadwalkan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Gubernur Sumatera Utara.