Sebagai aksi terdekat, panitia gabungan telah dibentuk untuk menyelenggarakan seminar kebudayaan nasional. Acara ini akan membahas tema Ulos Namarhadohoan serta pendalaman nilai-nilai luhur Habatahon dengan menghadirkan narasumber ahli.
Ketua Panitia pelaksana, Drs Martua Situngkir, Ak, memastikan panitia akan menyusun rencana dan program strategis yang dikhususkan bagi generasi muda Batak di mana pun berada.
"Seminar ini rencananya akan digelar pada bulan Oktober 2026 di NT Tower, Jakarta," ungkap Martua Situngkir.
"Dalam acara nanti, kita akan melibatkan dan mengundang pemerintah daerah di Sumatera Utara, khususnya seluruh bupati di kawasan Danau Toba, serta berbagai punguan marga," pungkasnya.
Seluruh persiapan teknis dan koordinasi acara ini dipusatkan di sekretariat bersama LABB dan Batak Center yang berlokasi di Kampus Mpu Tantular.
Langkah progresif ini diharapkan mampu mewujudkan visi "Bangso Batak" yang bersatu, cerdas, beradab, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.(*)