Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 Juli 2026

Kesulitan Bayar Utang, Perusahaan Kaesang Pangarep Minta Restrukturisasi

Redaksi - Jumat, 10 Juli 2026 09:31 WIB
173 view
Kesulitan Bayar Utang, Perusahaan Kaesang Pangarep Minta Restrukturisasi
Suara.com/Novian
Ketum PSI Kaesang Pangarep.

Akibat keterbatasan tersebut, PMMP saat ini hanya mengoperasikan satu pabrik di Situbondo. Untuk memenuhi permintaan ekspor, perusahaan membeli produk jadi dari perusahaan lain dengan skema pembayaran setelah hasil ekspor diterima.

"Sementara ini perseroan membeli produk jadi dari perusahaan lain dengan pembayaran di belakang setelah hasil ekspor diterima oleh perseroan," tulis manajemen.

Penurunan kapasitas produksi juga berdampak pada efisiensi tenaga kerja. Sejak 2024 hingga saat ini, PMMP telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 37 karyawan staf dan 79 pekerja harian. Selain itu, sebanyak 82 staf tercatat mengundurkan diri.

Sebagai informasi, PT Harapan Bangsa Kita, perusahaan milik Kaesang Pangarep, tercatat memiliki 188,24 juta saham atau sekitar 7,27 persen kepemilikan di PMMP.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Inarno Djayadi Terpilih Menjadi Dirut Bursa Efek Indonesia
Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Incar Mahasiswa Jadi Investor
Survei: 94% Bankir Khawatir Kredit Macet
 Jokowi Ledek Kaesang Pangarep Berambut Beckham Style
Bank Sumut Menanggung Kredit Macet Perusahaan Gatot ?
Tingginya Kredit Macet Perbankan di Sumut, NPL Bank di Atas 3 Persen Diminta Lebih Diawasi
komentar
beritaTerbaru