Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 01 September 2026

Markas DPP GRIB Jaya di Jakbar Terbakar, Polisi Bantah Molotov

Redaksi - Senin, 31 Agustus 2026 17:33 WIB
300 view
Markas DPP GRIB Jaya di Jakbar Terbakar, Polisi Bantah Molotov
Markas DPP GRIB Jaya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terbakar, Senin dini hari (31/8/2026).

Berdasarkan pengecekan awal pihak GRIB Jaya, sumber api diduga berasal dari perangkat pengisi daya telepon seluler yang diletakkan di atas kulkas. Korsleting pada perangkat tersebut diduga memicu percikan api yang menyambar tirai dan pelapis dinding, lalu merembet ke sofa hingga plafon.

Wilson Colling dari Divisi Hukum DPP GRIB Jaya mengatakan seluruh anggota yang berada di lokasi selamat. DPP GRIB Jaya juga mengapresiasi petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, dan pihak yang menangani kejadian itu.

Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Nasriadi mengatakan kebakaran sementara diduga dipicu hubungan arus pendek listrik. Ia membantah adanya dugaan orang memasuki posko dan sengaja membakar bangunan tersebut.

"Tidak ditemukan aktivitas orang mencurigakan yang masuk ke dalam bangunan ataupun indikasi tindakan lain yang sengaja dilakukan untuk memicu kebakaran," demikian keterangan awal kepolisian.

Polisi juga membantah adanya pelemparan bom molotov. Meski demikian, penyebab kebakaran belum menjadi kesimpulan akhir karena tim Laboratorium Forensik Polres Metro Jakarta Barat masih memeriksa lokasi untuk memastikan titik awal api dan rangkaian peristiwa kebakaran. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pertumbuhan Populasi hingga Perubahan Iklim Jadi ‟Kambing Hitam‟ Kebakaran California
Kanye West Sewa Pemadam Khusus Proteksi Rumah Rp890 Miliar dari Kebakaran
Petugas Berjibaku Jinakkan Kebakaran California, Jumlah Korban Tewas Bertambah
Korban Tewas Capai 42 Orang, Kebakaran di California Paling Mematikan
Katy Perry dan Rod Stewart Tuding Presiden Tak Berperasaan Soal Kebakaran Hutan California
Embusan Angin Menguat, Kebakaran California Kian Ancam Keselamatan Warga
komentar
beritaTerbaru