AS Ungkap Senjata Rahasia F-35, Rudal AIM-260 Jadi Andalan Lawan China
Jakarta(harianSIB.com)Lockheed Martin mengungkap rincian rudal udarakeudara generasi terbaru AIM260 Joint Advanced Tactical Missile (JATM
Jakarta (harianSIB.com)
Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan indikasi keterlibatan perusahaan milik pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid (MRC) dalam kasus dugaan penyimpangan tata kelola badan usaha milik daerah (BUMD) di Kota Bekasi. Kasus ini diduga terkait kerja sama operasi (KSO) PT Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) dengan PT Pertamina EP periode 2009-2024.
"Terindikasi, salah satunya itu. Terindikasi ada dengan perusahaan yang dimiliki, anak perusahaan yang diinvestasikan oleh yang sedang kita mintai (keterangan/keberadaannya), MRC. Ada irisannya," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna kepada wartawan di Kejari Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026) dikutip detikcom
Riza telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak. Namun Riza belum diadili karena masih menjadi buron.
Baca Juga:Dia menyebut ada perusahaan asing yang diduga terafiliasi dengan Riza terkait dalam kasus ini. Dia mengatakan perusahaan asing itu punya afiliasi dengan Riza.
"Nanti kita lihat bukti, sedang didalami. Kalau nggak salah namanya Foster, kalau tidak salah, ya. Foster (Foster Oil & Energy Pte Ltd), bagian dari Virgin Island," sebutnya.
Anang menyebut kasus ini awalnya ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi. Kejagung kemudian mengambil alih perkara.
Dia menjelaskan kasus ini diduga bermula dari pengelolaan sumur migas di Kota Bekasi melalui skema KSO antara PT Minyak dan Gas Bumi dengan anak perusahaan Pertamina, PT Pertamina EP. Kerja sama tersebut kemudian menggandeng perusahaan asing.
"Nah, dalam pelaksanaannya ternyata perusahaan itu baru dibentuk. Di mana ada penyimpangan, salah satunya tidak melalui izin, tidak izin melalui DPR, mekanisme-mekanismenya dilanggar semua," ujar Anang.
"Syarat-syaratnya, dan tidak melibatkan juga izin baik ke DPR maupun juga Kementerian SDM, itu diabaikan. Sehingga terjadi kerugian, yang harusnya ini (untung) malah kerugian, akhirnya defisit," sambungnya.
Perkara ini diduga menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 2 triliun. Dia belum menjelaskan siapa saja tersangka dalam kasus ini.
"Uang itu yang rugi tidak hanya perusda yang membebani anggaran, juga pihak Pertamina juga mengalami kerugian. Dan kerugian negara diperkirakan sekitar Rp 2 triliunan," imbuhnya.. (*)
Jakarta(harianSIB.com)Lockheed Martin mengungkap rincian rudal udarakeudara generasi terbaru AIM260 Joint Advanced Tactical Missile (JATM
Medan(harianSIB.com)Astra Credit Companies (ACC), grup perusahaan pembiayaan, menawarkan berbagai promo menarik pembelian mobil di acara ACC
Medan(harianSIB.com)Seorang pria pengangguran, Ari Zumarwan (39) diciduk personel Unit Reskrim Polsek Medan Area setelah mencuri tas milik s
Medan(harianSIB.com)Di tengah proses penahanan 8 terduga pelaku kericuhan Desa Matiti II di Polda Sumut, Kuasa Hukum kelompok Raja Bius Manu
Jakarta(harianSIB.com)Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mencopot Muhammad Masyhud dari jabatan Direktur Jenderal Perhubungan Lau
Jakarta(harianSIB.com)Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya yang menangkap pria berinisial RS (44) ka
Jakarta(harianSIB.com)KPK terus melakukan serangkaian penggeledahan terkait kasus dugaan suap pembukaan blokir hak guna bangunan (HBG) Summa
Pematangsiantar(harianSIB.com)SMAN 5 Pematangsiantar menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Sabtu(19/9/2026) di halaman sekol
Tanjungbalai(harianSIB.com)Video dan informasi mengenai sebuah mobil Toyota Rush putih yang diamankan warga di kawasan Rusunawa Kisaran, Kam
Medan(harianSIB.com)PSMS Medan membidik kemenangan perdana saat menjamu Persiku Kudus pada pekan kedua Liga 2 atau Championship 2026/2027 d
(harianSIB.com)Jakarta (harianSIB.com)Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan indikasi keterlibatan perusahaan milik pengusaha minyak Muhammad
Medan(harianSIB.com)Mangroves for Coastal Resilience Provincial Project Implementation Unit (M4CR PPIU) Sumut sebagai pelaksana program reha