Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Kepala Sipir AS Resign Gegara Suntik Mati Napi Tetapi Tak Meninggal

Redaksi - Senin, 05 Oktober 2026 10:38 WIB
160 view
Kepala Sipir AS Resign Gegara Suntik Mati Napi Tetapi Tak Meninggal
Foto: iStock/powerofforever
Kepala sistem pemasyarakatan Tennessee Amerika Serikat mengundurkan diri setelah proses eksekusi terhadap narapidana hukuman mati, Christa Pike, gagal.

CNN Indonesia melansir, sebagai informasi, Tennessee menggunakan pentobarbital dalam prosedur hukuman mati dengan suntik mati. Obat tersebut seharusnya masuk melalui jalur intravena (IV) langsung ke aliran darah.

Namun, terjadi masalah ketika petugas berusaha memberikan obat pada Pike, terpidana hukuman mati sejak 1995 karena membunuh Colleen Slemmer yang saat itu berusia 19 tahun.

Menurut tim kuasa hukum Pike, ada masalah dengan pemasangan atau posisi jalur IV. Mereka menduga obat tersebut tidak masuk sebagaimana mestinya ke pembuluh darah, tetapi bisa masuk ke jaringan di sekitar pembuluh darah.

Petugas kemudian mencoba memberikan dosis kedua kepada Pike namun perempuan itu tak kunjung meninggal.

Prosedur penyuntikan itu berlangsung sekitar dua jam sebelum akhirnya dihentikan setelah dua kali percobaan dan gagal.

Pike kemudian dibawa ke rumah sakit. Pengacara Pike mengatakan dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan pada Jumat bahwa kondisi Pike kritis, tidak sadarkan diri, dan menggunakan ventilator di sebuah rumah sakit di wilayah Nashville.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Remisi Sakit Indra Kenz Dievaluasi, Bisa Kembali ke Lapas
Lapas Cibinong: Ketika Uang Membuka Celah dan Kekuasaan Disalahgunakan di Balik Jeruji
Aset Warisan T.D. Pardede Menanti Kepastian Hukum, Keluarga Tekankan Nilai Perjuangan
Lapas Labuhan Ruku Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Ombudsman Temukan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong, Imipas Buka-bukaan
Isu Klaster Mewah Lapas Cibinong, Ditjenpas Bantah Ferdy Sambo Dapat Fasilitas Istimewa
komentar
beritaTerbaru