Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

‎Mekhikhis, Tradisi Bakar Lemang Masyarakat Alas Sambut Maulid Nabi

Indah Apriliana dewi Ginting - Minggu, 30 Agustus 2026 19:07 WIB
150 view
‎Mekhikhis, Tradisi Bakar Lemang Masyarakat Alas Sambut Maulid Nabi
harianSIB.com/Ind‎
Bakar lemang tradisi suku Alas menyambut perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Setelah lemang matang, makanan tersebut kemudian dibagikan kepada tetangga dan sanak saudara. Sebaliknya, mereka juga akan saling memberikan lemang. Meski jenis makanan yang diberikan sama dan masing-masing keluarga mungkin telah memilikinya, pemberian tersebut tetap diterima dengan penuh suka cita.

Menurut Marzuki, mekhikhis bukan sekadar kegiatan memasak atau ajang menunjukkan hasil masakan. Tradisi tersebut memiliki nilai filosofis yang kuat, yakni nilai syariat serta nilai adat dan budaya.

"Nilai syariat memiliki makna bahwa mekhikhis merupakan ucapan syukur dan terima kasih masyarakat Agara atas datangnya agama Islam di Tanoh Alas," katanya.

Tradisi petasak khikhis biasanya dilaksanakan dua kali dalam setahun. Pertama, pada 11 Rabiul Awal, atau sehari sebelum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi serupa kembali dilakukan pada 9 Zulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Pada momen ini, masyarakat memasak lemang sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas terlaksananya rukun Islam kelima, meski tidak semua orang memiliki kesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Melalui tradisi tersebut, masyarakat Alas tidak hanya menjaga warisan kuliner leluhur, tetapi juga merawat nilai kebersamaan, silaturahmi, rasa syukur, dan semangat berbagi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kasdim 0108/Agara: Aceh Tenggara Jadi Pilot Project Koperasi Desa Merah Putih di Aceh
Pesta Kerja Rani GBKP Lawe Desky Dihadiri Anggota DPRK Agara
Pembangunan Lods Pasar Berbiaya Belasan Miliar Rupiah di Agara Terkesan Dipaksakan
Kodim Agara Adakan Lomba Desa Mandiri
Babinsa Agara Bantu Petani Panen Padi
Petani Mengeluh, Pupuk Langka di Agara
komentar
beritaTerbaru