Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

100 Dokter dan Staf RS Borromeus Keracunan Makanan

- Selasa, 17 Juni 2014 11:44 WIB
374 view
100 Dokter dan Staf RS Borromeus Keracunan Makanan
Bandung (SIB)- Sedikitnya 100 tenaga medis Rumah Sakit Borromeus, Kota Bandung, termasuk dokter, keracunan makanan ringan harian buatan katering langganan rumah sakit. Sebagian dari tenaga medis itu hingga kini terpaksa menginap di tempat dinas mereka sendiri guna menjalani perawatan intensif.

"Dari 80-100 orang yang mengalami keracunan ini ada karyawan, suster atau perawat, juga dokter. Yang menjalani rawat inap sampai sekarang ada 50 orang, sisanya masih ada yang berobat jalan," ujar Direktur Utama RS Borromeus dokter Suryanto saat jumpa pers di kantornya, Senin (16/6).

Suryanto menjelaskan, peristiwa berawal Jumat pagi (13/6), ketika ratusan dokter, perawat, dan pegawai rumah sakit di kawasan Dago itu memakan jatah konsumsi kue dan semacamnya. Selang beberapa jam, mereka mengalami gejala keracunan.

Para dokter, perawat, dan pegawai rumah sakit itu umumnya mengalami mencret, mual, dan muntah-muntah secara terus-menerus. Buntutnya, mulai jelang tengah malam dan berlanjut Sabtu esoknya (14/6), para korban mendapat perawatan serius.

"Untuk pasien (keracunan) yang dirawat-inap umumnya mendapat tindakan infus karena mereka mengalami dehidrasi," kata Suryanto.

Suryanto mengatakan, pihaknya kini tengah menelisik materi makanan penyebab keracunan. Dugaan penyebab keracunan, katanya, sementara ini akibat bakteri dalam makanan, bukan racun.

Berdasarkan pantauan wartawan, meski sebagian tenaga mereka absen akibat keracunan kue, pelayanan pasien di Borromeus tetap berjalan.
Ruang-ruang tunggu di hampir setiap klinik rumah sakit itu, misalnya, tampak tetap dipenuhi pasien. (Tempo.co)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru