Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026
Kapolri ke Pendukung Prabowo dan Jokowi:

Harus Siap Kalah dan Siap Menang

- Sabtu, 05 Juli 2014 20:55 WIB
166 view
Harus Siap Kalah dan Siap Menang
Jakarta (SIB)- Hari pencoblosan 9 Juli semakin dekat. Apapun hasilnya, pendukung dua pasangan capres cawapres diharapkan menyikapinya dengan bijak, layaknya sebuah kompetisi dimana ada yang menang dan kalah.

"Kemudian juga kita mengimbau tentu di dalam satu kompetisi ada yang kalah- menang. Kita berharap siap kalah dan siap menang," ujar Kapolri Jenderal Sutarman ketika diminta imbauannya kepada kedua pasangan capres cawapres usai mengikuti buka puasa bersama di Mabes TNI, Cilangkap, Jaktim, Rabu (3/7/2014).

Kepada pendukung dua pasangan capres cawapres, lanjut Sutarman, diimbau agar tetap melakukan kegiatan sesuai tahapan dengan baik. Para pendukung diminta untuk tidak memicu kemarahan pihak lain.

"Kemudian masyarakat, saya kira terimakasih masyarakat kita sudah sangat dewasa sekali. Karena setiap terjadi benturan itu adalah kerugian di masyarakat itu sendiri. Sehingga sampai saat ini kita bisa menjaganya dengan baik, kita terimakasih," ungkapnya.

Dari sisi keamanan, Polri menerjunkan dua pertiga kekuatannya. Polri juga sudah memetakan daerah-daerah yang diprediksi rawan konflik di antaranya Jawa Tengah, Yogyakarta, Poso, Papua dan beberapa daerah lainnya.

"Tapi juga kami pernah menyampaikan beberapa saat yang lalu, karena Pilpres ini akan terkonsentrasi di Jakarta, tentu Jakarta menjadi prioritas pengamanan bagi kita. Dan kita sudah menyiapkan juga dari daerah-daerah lain akan membantu pasukan kita, kekuatan kita sudah siap," paparnya.

Kerahkan Kekuatan Penuh
Sementara pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya mengatakan akan mengerahkan kekuatan penuh dalam pelaksanaan pemungutan suara Pilpres 2014. Seluruh personel Polda Metro Jaya disebar ke TPS-TPS pada 9 Juli 2014 nanti.

"Kekuatan full dikerahkan saat pemungutan suara dan perhitungan suara karena setiap anggota harus menempati posnya sesuai jarak posnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Jumat (4/7).

Anggota yang ditugaskan ke PPS nantinya akan mengecek bersama KPPS ketersediaan surat suara dan juga kotak suara.

"Untuk mengecek surat suara apa sudah masuk ke TPS, apakah mereka sudah ready atau belum," ujarnya.

Dalam pengamanan Pilpres 2014 ini, Polda Metro Jaya mengerahkan 32 ribu personel. Pengaman dilakukan bersama aparat gabungan dari TNI dan Pemda DKI.

Rikwanto mengatakan, dalam Pilpres 2014 ini pihaknya mengantisipasi segala bentuk ancaman gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat. Di samping itu, Bhabinkamtibmas juga diperintahkan untuk melakukan sosialisasi terhadap masyarakat untuk mencoblos pada 9 Juli. (detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru