Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Imbauan KPU dan Bawaslu di Masa Tenang

- Senin, 07 Juli 2014 12:49 WIB
211 view
 Imbauan KPU dan Bawaslu di Masa Tenang
Jakarta (SIB)- Memasuki masa tenang hari pertama Pemilu Presiden 2014, KPU dan Bawaslu menggelar teleconference dengan sejumlah pimpinan pasukan TNI di daerah. Apa imbauan mereka terkait Pilpres mendatang?

"Kita berharap bahwa pasangan calon bisa mengelola tim kampanye di masa tenang ini, agar tidak melakukan kampanye d masa kampanye ini," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di Mabes TNI AD, jalan Veteran, Jakarta Pusat, Minggu (6/7).

Husni menjelaskan, selain berkampanye berharap tim kampanye capres cawapres membersihan semua alat peraga kampanye. "Dan supaya mereka (tim kampanye) membersihkan sendiri alat peraganya, tanpa harus diingatkan," ucapnya.

Untuk membersihkan alat peraga kampanye, KPU sudah berkoordinasi dengan Mendagri Gamawan Fauzi. Daerah diminta agar berkontribusi dalam proses pembersihan alat kampanye.

"Informasi menteri dalam negeri mengirimkan surat dan mendukung kegiatan yang dimaksud," terangnya.

Selain itu, Sekjen Bawaslu Gunawan Siswantoro menambahkan penertiban alat peraga di masa tenang ini merupakan sebagian dari pendidikan politik.

"Apakah tim kampanye sudah dewasa secara demokrasi? Dapat dilihat apakah mereka menertibkan sendiri alat peraga yang mereka punya," jelasnya.

Baliho Kampanye Masih Bertebaran

Masa kampanye pemilihan umum presiden dan wakil presiden sudah berakhir. Memasuki masa tenang Pilpres 2014, saatnya untuk membersihkan alat peraga kampanye. Kasatpol PP DKI Kukuh Hadi Santoso berujar pihaknya sudah mulai membersihkan alat peraga di lima wilayah DKI.

Lantas mengapa masih ada alat peraga di sejumlah ruas jalan di DKI? “Kalau untuk baliho saya sudah bilang enggak mungkin selesai semua malam ini, karena butuh waktu yang cukup lama untuk turunkan satu baliho yang besar-besar itu,” kata Kukuh.

Hal ini disampaikannya ketika dikonfirmasi soal baliho sepanjang 10-an meter yang masih ditemukan bertebaran di Rasuna Said, dan di depan ITC Jalan Fatmawati. Spanduk dan baliho raksasa itu tentunya cukup mencolok apalagi dipasang di areal yang mudah terlihat seperti di jembatan penyeberangan.

Lebih lanjut, Kukuh berujar pembersihan sudah dilakukan serentak mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi sejak Minggu (6/7) pukul 00.00 WIB. Hingga siang tadi sudah banyak spanduk, baliho, poster, striker, rontek (baliho yang dipasang di pohon), hingga bendera partai yang sudah diangkut. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru