Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Survei: Makin Cerdas, Warga tidak Lagi Tergoda Politik Uang

- Selasa, 08 Juli 2014 15:23 WIB
222 view
 Survei: Makin Cerdas, Warga tidak Lagi Tergoda Politik Uang
Jakarta (SIB)- Warga negara Indonesia makin melek politik pada Pemilu 2014. Salah satu buktinya, sebagian besar pemilih menolak politik uang dari calon presiden dan wapres.

Seperti disiarkan Metro Tv, hasil survei PolMark Indonesia menunjukkan sebagian besar pemilih tidak mudah terkelabuhi politik uang.  "Sebanyak 42,5% pemilih menolak pemberian uang dari kandidat. Lalu, 40,6% pemilih mengaku akan menerima uang dari kandidat, tetapi tidak akan memilih yang memberi." Pendiri dan CEO PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah, Jakarta, Senin (7/7).

Hanya 8,7% pemilih yang mengaku akan menerima uang kandidat dan memilih sang pemberi. Eep menilai pemilih mulai sadar pentingnya menggunakan suara sesuai hati nurani pada pemilihan umum. Pemilih mulai berpandangan negatif soal politik uang.

"Data ini melegakan karena membuktikan, di tengah himpitan transaksi politik, umumnya pemilih tak mau menjadi korban politik. Pemilih makin sadar, memilih bukan sekedar lima menit mencoblos, melainkan menentukan masa depan lima tahun ke depan. Politik uang adalah jalan yang mencelakakan," tukas Eep.

Survei ini dilakukan pada 24-28 Juni 2014 dengan responden sebanyak 2.600 yang terdistribusikan secara proporsional di 33 provinsi di Indonesia. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Multistage Random Sampling. Sementara margin of error-nya kurang lebih 1,9% pada tingkat kepercayaan 95%.(dik4/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru