Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Ratusan Balok Timah Ilegal Diselundupkan Pakai Kamuflase Udang, Polisi Gagalkan di Pelabuhan Tanjung Kalian

Redaksi - Minggu, 01 Februari 2026 15:10 WIB
9.657 view
Ratusan Balok Timah Ilegal Diselundupkan Pakai Kamuflase Udang, Polisi Gagalkan di Pelabuhan Tanjung Kalian
Foto: Dok/Kompas.com
Ratusan keping balok timah dan pasir timah ilegal di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, gagal diselundupkan

Bangka (harianSIB.com)

Polisi menggagalkan upaya penyelundupan ratusan keping balok timah dan pasir timah ilegal di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Komoditas ekspor tersebut disamarkan dalam fiber box yang biasa digunakan untuk pengiriman udang.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, pelaku berupaya mengelabui petugas saat pemeriksaan rutin di pelabuhan.

"Pelaku mencoba mengelabui petugas saat pemeriksaan," ujar Pradana kepada awak media, Sabtu (30/1/2026), seperti dilansir Kompas.com.

Menurut Pradana, petugas mencurigai satu unit truk yang membawa 42 fiber box dengan surat jalan berisi keterangan muatan udang. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan fisik, petugas menemukan isi fiber box tersebut bukan hasil laut, melainkan balok timah dan pasir timah kering.

Baca Juga:
"Pelaku dengan sengaja menggunakan fiber udang dan dokumen pengiriman hasil laut untuk mengelabui petugas, namun upaya tersebut berhasil kami gagalkan," kata Pradana.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan muatan timah ilegal itu rencananya akan diseberangkan ke luar Pulau Bangka. Dari pemeriksaan yang dilakukan pada 30 Januari 2026, polisi mengamankan total barang bukti berupa 401 keping balok timah dan 38 karung pasir timah kering.

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, Polres Bangka Barat juga mengamankan lima orang yang masing-masing berperan sebagai sopir, buruh pikul dan pencatat barang. Kelima orang tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bangka Barat.

Pradana menegaskan, kepolisian akan terus memperketat pengawasan di jalur pelabuhan dan perairan guna mencegah berbagai modus penyelundupan.

"Kami akan meningkatkan pengawasan, terutama terhadap upaya penyelundupan yang menggunakan kamuflase pengiriman hasil perikanan," ujarnya.

Ia menambahkan, aksi penyelundupan timah dikhawatirkan semakin marak seiring gencarnya penindakan terhadap tambang timah ilegal di Bangka Belitung yang memutus rantai pasok antara penambang, kolektor dan smelter.

Selain itu, batangan dan pasir timah selundupan juga dicurigai mengandung mineral ikutan logam tanah jarang yang kini banyak diburu sebagai bahan baku teknologi masa depan. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dinas ESDM Wilayah IV Imbau Rekanan Tidak Beli Material dari Tambang Ilegal
Harga Karet Anjlok, Tambang Ilegal di Madina Tidak Bisa Ditutup
Sejumlah Pengusaha Tambang Ilegal Tak Akui Lokasi Galian Wilayah Asahan
Aktivitas Tambang Ilegal Marak di Asahan, Pengusaha Legal Rugi
Kendati Telah Ditangani Poldasu, Tambang Ilegal Tetap Marak di Asahan
Camat Sei Dadap Mengaku Tak Pernah Anjurkan Kades Gunakan DD Beli Tambang Ilegal
komentar
beritaTerbaru