Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 28 Agustus 2026

Kadis Diperindag Medan : Musim Kemarau, Harga Bahan Pokok Berfluktasi

*Harga Cabai Rawit Tembus Rp40.000/Kg
- Jumat, 28 Maret 2014 19:19 WIB
498 view
 Kadis Diperindag Medan : Musim Kemarau, Harga Bahan Pokok Berfluktasi
Medan (SIB)- Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di kota Medan mengalami kenaikan  menjadi Rp 40.000 per kilogram sebelumnya Rp18.000. Pantauan SIB, di Pusat Pasar Medan,  Kamis (27/3) saat ini harga cabai rawit berkisar Rp 38.000 hinga Rp 40.000 per kilogram.

Menurut sejumlah pedagang, tingginya harga cabai akibat pengiriman cabai rawit di sejumlah pasar tradisional terbatas sehingga harganya bertahan tinggi. "Sampai sekarang, harga cabai rawit masih tetap bertahan tinggi. Tapi kalau  mengalami kenaikan harga lagi, itu  bisa saja terjadi," kata Pedagang sayur di Pusat Pasar Medan, Marbun

Marbun  mengaku,  memang sekarang ini pasokan cabai rawit sangat terbatas, sehingga harga cabai rawit naik. Kenaikan terjadi lebih dari satu bulan terakhir dan masih bertahan. Selama ini pun harga cabai rawit memang tinggi yakni Rp40.000 per kilogram, padahal untuk harga normal diantara Rp18.000- 20.000 per kilogram.

Hal senada dikatakan Fitriana,  ia mengakui, harga cabai rawit masih tinggi. Hal itu disebabkan minimnya pasokan. "Harga cabai rawit saat ini masih bertahan. Tadinya hanya Rp 20.000  per kilogram, sekarang  Rp40.000 ribu per kilogram," ujarnya.

Fitri mengakui, harga cabai rawit memang sulit turun. “Kalau untuk harga cabai rawit dari dulu harganya memang sulit turun, kalau harga cabai merah biasa sekarang Rp15.000 per kilogram sebelumnya Rp35.000 per kilogram, harga bawang merah turun menjadi Rp18.000 per kilogram sebelumnya Rp30.000 per kilogram, harga sayur sawi Rp8000, harga timun naik Rp5000 per kilogram sebelumnya Rp3000 perkilogram,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Medan Rizal mengakui, akibat musim kemarau yang terjadi di Sumut, beberapa bulan terakhir membuat sejumlah   komoditas bahan pangan mengalami fluktuasi harga atau naik turun harga. Naik turunnya harga dipasar sangat dipengaruhi  jumlah stok dan banyaknya permintaan pembeli.

“Misalnya harga cabai rawit yang naik menjadi Rp40.000 per kilogram sebelumnya Rp18.000 per kilogram, hal itu disebabkan karena pasokan terbatas serta faktor cuaca yang musim kemarau, sehingga mempengaruhi hasil panen,” katanya. (DIK4/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru