Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 28 Agustus 2026

Insinyur Konstruksi Sumut Hadapi Tantangan Berat Masyarakat Ekonomi ASEAN

*Herri Samosir Siap Emban Tugas Sebagai Ketua IAKI Sumut
- Sabtu, 29 Maret 2014 19:21 WIB
843 view
 Insinyur Konstruksi Sumut Hadapi Tantangan Berat Masyarakat Ekonomi ASEAN
Sib/ist
Ketua dan Sekretaris DPP IAKI Asri Sutisna ME menyematkan pin kepengurusan IAKI Sumut kepada ketua terpilih Ir Herri Suryadi Samosir MSi, disaksikan sejumlah pengurus IAKI Sumut lainnya di Gedung Pendidikan dan Pelatihan Pekerjaan Umum, Jalan Busi, Medan,
Medan (SIB)- Para insinyur bidang konstruksi di seluruh Indonesia, termasuk Sumatera Utara, akan menghadapi tantang berat di tahun 2015 dengan diberlakukannya, di mana Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Tantangan ini berat, mengingat kualitas insinyur Indonesia yang rendah seperti diungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Armida Alisjahbana, beberapa waktu lalu.

 "Inilah tugas berat seluruh pengurus Ikatan Ahli Konstruksi Indonesia (IAKI) Sumut periode 2014-2019. IAKI Sumut harus mampu memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para ahli konstruksi agar level enginer konstruksi Sumut sama dengan level enginer asing yang bekerja di propinsi ini," kata Ketua Umum DPP IAKI, H Asri Sutisna ME, kepada wartawan, Jumat (28/3).

Ia mengatakan hal itu seusai melantik pengurus IAKI Sumut dengan Ketua Ir Herri Suryadi Samosir MSi di Gedung Pendidikan dan Pelatihan Pekerjaan Umum (Diklat PU) Jalan Busi, Medan. Jika level enginer konstruksi Sumut sama dengan enginer asing, maka setidaknya tak ada persoalan salari atau gaji di antara mereka dalam satu bidang pekerjaan yang digeluti bersama, jelas Sutisna.

"Saya lihat pembangunan Kota Medan maju pesat. Banyak gedung-gedung tinggi mulai bermunculan. Ini tentu menjadi tantangan dan pertanyaan bagi kita, apakah ada peran enginer konstruksi asal Sumut, khususnya yang tergabung dalam IAKI Sumut yang ikut dalam bagian perencanaan dan pelaksanaan pembangunan gedung-gedung tinggi itu. Ini tantangan yang jelas sudah ada di depan mata kita," ujar Asri Sutisna.

Ir Herri Suryadi Samosir MSi menyatakan siap mengemban amanah dan tugas dari DPP IAKI. Kata dia, IAKI Sumut telah menyiapkan 3 kali pelatihan dalam setahun selama kepengurusannya bagi para enginer konstruksi Sumut. Bahkan, pihaknya tengah dan terus menjajaki kerjasama peningkatan kualitas enginer konstruksi Sumut dengan beberapa kampus di Kota Medan.

 Bersama Wakil Ketua IAKI Sumut Ir Muhamad Syafril Harahap MSi, Sekretaris Ir Eben Ezer Sinambela, Bendahara Godang Tua Sahat Makmur Hutasoit SE dan para pengurus IAKI Sumut lainnya, Herri Suryadi Samosir mengungkapkan peningkatan kualitas insinyur konstruksi di Sumut berlaku juga untuk yang berusia muda.

 "Dengan demikian akan ada regenerasi insinyur konstruksi di Sumut yang dilakukan IAKI. Tak baik bila tenaga konstruksi yang ada di Kota Medan itu ke itu saja. Generasi muda juga perlu ditumbuhkembangkan," ujarnya. (A16/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru