Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 28 Agustus 2026

RI Punya 102 Pelabuhan, Tapi 70% Bongkar Muat Masih di Tanjung Priok

- Selasa, 01 April 2014 13:56 WIB
366 view
 RI Punya 102 Pelabuhan, Tapi 70% Bongkar Muat Masih di Tanjung Priok
Jakarta (SIB)- Ketimpangan infrastruktur pelabuhan di Indonesia sangat tajam. Padahal dari sisi jumlah, pelabuhan di Indonesia cukup banyak namun kegiatan ekspor dan impor masih dominan di Jawa khususnya Tanjung Priok, Jakarta.

Wakil Ketua Indonesia National Shipowners Association (INSA) Asmari Herry mengakui 70% arus bongkar muat masih bertumpu pada Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Sehingga di waktu-waktu tertentu padatnya arus bongkar muat di Priok mengakibatkan kemacetan yang parah dan dwelling time atau waktu tunggu yang lama.

"Indonesia punya 100 lebih atau catatan INSA ada 102 pelabuhan yang tersebar dari Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Tetapi arus bongkar muat masih mengandalkan Tanjung Priok," ungkap Asmari dalam sebuah diskusi "Mencari Siapa Capres yang Memiliki Visi Konkret dalam Industri Pelayaran dan Logistik" di Gedung Menara Karya Kawasan Rusana Said, Kuningan, Jakarta, Senin (31/3).

Lamanya waktu tunggu bongkar muat bagian dari dampak padatnya aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok. Rata-rata waktu tunggu bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok bisa mencapai 6,8 hari. Lamanya waktu tunggu bongkar muat berdampak pada banyaknya biaya yang dikeluarkan para pelaku usaha.

"Kita (pengusaha) mengharapkan pelabuhan itu efisien agar tidak menambah biaya," imbuhnya.

Kenyataan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemimpin negara ke depan. Ia memberi masukan agar fungsi pelabuhan lain di Indonesia dioptimalkan sehingga tidak terlalu mengandalkan Pelabuhan Tanjung Priok yang kondisinya sudah kelebihan kapasitas.

"Kita harapkan pemimpin ke depan adalah pemimpin yang pro pemerataan, pro semua angkutan, agar indeks kita setara. Yang bisa dilakukan adalah dengan membangun kapasitas (daya tampung kontainer) yang sama yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok dengan Pelabuhan Sorong, Makassar, Kalimantan juga harus sama. Kemudian pelabuhan-pelabuhan itu juga dapat menampung kapal dengan kapasitas kapal juga harus sama," jelasnya. (detikfinance/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru