Sambut Kontingen Pramuka, Wabup Nias Sebut Generasi Muda Nias Siap Jadi Agen Perubahan
Nias(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Nias menyambut kepulangan Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Nias yang telah menyele
Medan(harianSIB.com)
Unit Reskrim Polsek Medan Area berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor dengan modus berpura-pura meminta bantuan kepada korban.
Seorang pemuda, Rahmad Alfachri Hasibuan alias Parbot (19), ditangkap setelah diduga terlibat dalam dua aksi penggelapan sepeda motor di wilayah Kecamatan Medan Denai.
Kapolsek Medan Area AKP M Ainul Yaqin didampingi Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis, Senin (13/7/2026), mengatakan, tersangka ditangkap oleh Tim Opsnal Unit Reskrim setelah menerima informasi dari masyarakat.
"Tersangka berhasil diamankan pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB, di Jalan Panglima Denai, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas. Saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Medan Area untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar Yaqin.
Baca Juga:Dari hasil penyelidikan, lanjutnya, tersangka diduga terlibat dalam dua laporan polisi terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor yang dilaporkan M Fajar Ichsan Thariq dan Rita Ristati. Kasus pertama terjadi pada Kamis (11/6/2026), di Jalan Jermal XVI, Kecamatan Medan Denai. Saat itu, sepeda motor Yamaha Aerox warna biru BK 2677 ALI milik korban dibawa oleh muridnya untuk keperluan fotokopi.
"Di tengah perjalanan, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat berpura-pura meminta bantuan karena kendaraannya mogok. Setelah berhasil meyakinkan korban, pelaku mengajak murid korban menuju Jalan Jermal XVI dan menyuruhnya membeli minuman di warung. Ketika korban meninggalkan lokasi, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor tersebut," ungkapnya.
Sementara itu, aksi kedua terjadi pada Selasa (7/7/2026), di Jalan Menteng VII, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai. Korban kali ini merupakan anak dari pelapor yang sedang membeli es di kawasan Simpang Mandala.
"Dengan modus yang hampir sama, dua pelaku menghampiri korban dan meminta bantuan untuk mendorong sepeda motor yang disebut-sebut sedang mogok. Korban kemudian dibonceng pelaku menggunakan sepeda motor miliknya," jelasnya.
Setibanya di depan sebuah kedai, korban diminta membeli rokok. Saat korban masuk ke dalam kedai, pelaku langsung melarikan sepeda motor Yamaha N-Max hitam BK 5056 AJX milik korban.
"Pelaku memanfaatkan kepolosan dan rasa iba korban. Modus seperti ini harus menjadi perhatian masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal," kata Yaqin.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. Ia mengaku melakukan aksi penggelapan Yamaha Aerox bersama rekannya berinisial J, sedangkan penggelapan Yamaha N-Max dilakukan bersama rekannya berinisial O yang saat ini masih diburu polisi.
"Menurut pengakuan tersangka, Yamaha Aerox hasil kejahatan dijual secara COD seharga Rp 7 juta. Dari hasil penjualan tersebut, tersangka memperoleh bagian Rp 3,3 juta, sementara rekannya mendapat jumlah yang sama. Sisa uang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," terangnya.
Sedangkan Yamaha N-Max dijual kepada seseorang di kawasan Pasar VII Tembung seharga Rp 7 juta. Dari transaksi itu, tersangka memperoleh bagian Rp 3 juta dan rekannya juga mendapat Rp 3 juta. Sisanya belum dibayarkan oleh penadah. Yaqin mengungkapkan bahwa uang hasil kejahatan digunakan tersangka untuk membeli pakaian, bermain judi online serta membeli narkoba.
"Dari hasil pemeriksaan, tersangka juga mengaku pernah melakukan aksi serupa di wilayah hukum Polsek Medan Tembung dengan barang bukti sepeda motor Honda Beat warna hijau. Pengakuan ini masih kami dalami untuk pengembangan lebih lanjut," katanya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu kaus berkerah warna hitam, satu celana jeans warna biru muda yang diduga dibeli dari hasil kejahatan, serta satu unit telepon genggam merek Oppo. Kapolsek menegaskan pihaknya masih memburu sejumlah pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut, termasuk para penadah kendaraan hasil kejahatan.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus pelaku kejahatan yang berpura-pura meminta bantuan. Jangan mudah menyerahkan kendaraan kepada orang yang tidak dikenal. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat," tegas Yaqin.(*)
Nias(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Nias menyambut kepulangan Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Nias yang telah menyele
Sergai(harianSIB.com)Antrean kendaraan kembali terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Serdangbedagai (Se
Taput(harianSIB.com)Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) kembali mencetak prestasi membanggakan di bidang olahraga. Sartika Rosauli Silali, sisw
Sergai(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdangbedagai (Sergai) dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Utara (S
Medan(harianSIB.com)Satreskrim Polrestabes Medan menetapkan dua orang perempuan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Aparatur Sipil Negara
Medan(harianSIB.com)Keterbatasan hingga kekosongan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di kota Medan beberapa hari terakhir, tidak hanya memberi k
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Sebagai wujud komitmen dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional, Sarulla Operatio
Pematangsiantar(harianSIB.com)Sat Reskrim Polres Pematangsiantar bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pungutan l
Batubara(harianSIB.com)AKBP Dony Satria Wicaksono, resmi menjabat sebagai Kapolres Batubara setelah menerima tongkat komando dari pejabat se
Medan(harianSIB.com)Ombudsman Sumut mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk segera mengambil langkah cepat dan efektif dal
Medan(harianSIB.com)Satu unit rumah toko (ruko) yang menjual sparepart dan asesoris kendaraan di Jalan Semarang, Kelurahan Pusat Pasat, Keca
Labuhanbatu(harianSIB.com)Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Negeri Lama, Desa Seitampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sel