Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 13 Mei 2026

Bunga Bangkai Mekar di Kisaran

Redaksi - Kamis, 17 Juni 2021 18:19 WIB
1.124 view
Bunga Bangkai Mekar di Kisaran
Foto Dok/Januar
Amati: Lurah Sendang Sari Bambang Samudra saat mengamati bunga bangkai. Foto dipetik, Kamis (17/06/2021).
Kisaran (harianSIB.com)

Bunga bangkai tumbuh dan mekar di lahan kosong milik warga di Jalan Kartini Gang Pantai Lingkungan II Kelurahan Sendang Sari Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kamis (17/06/2021).

Lahan kosong tersebut tepat berada di samping rumah Lek Sum warga setempat. Dikarenakan langka, masyarakat yang mengetahui kejadian itu mendadak heboh dan berduyun-duyun ingin melihat langsung bunga tersebut.

Lek Sum kepada jurnalis koran SIB Januar Simanjuntak mengatakan, bahwa berawal saat dirinya hendak membersihkan tumpukan sampah di pekarangan sekitar rumahnya. Tiba-tiba mencium bau busuk menyengat seperti aroma bangkai.

"Awalnya saya pikir bau bangkai sisa udang atau bangkai tikus dan sejenisnya. Karena penasaran, saya coba cek langsung. Karena kebetulan posisi lahan kosong itu tepat di sebelah rumah saya. Warga juga sering membuang sampah sisa makanan rumah tangga di situ. Jadi saya berpikir pasti dikarenakan itu juga. Setelah dicari, saya menemukan bunga langka itu tumbuh dan mekar disela-sela tanaman liar di sebelah rumah saya," sebutnya.

Menurutnya, tanaman yang sama dalam kurun 10 tahun sudah lima kali tumbuh dengan durasi setiap dua tahun sekali. Lek Sum juga mengatakan, bahwa bunga ini mengandung umbian dan dirinya telah memakannya karena rasanya cukup enak. Lek Sum mengatakan, karena tumbuhan ini banyak masyarakat yang datang dan ingin melihat langsung untuk berswa foto. Berdasarkan bunga yang lalu, katanya, tanaman ini setelah mekar bisa bertahan selama 15 hari.

Informasi dihimpun, bahwa tanaman ini tumbuh secara tidak sengaja di sebelah rumah warga padat pemukiman. Tumbuhan ini setelah diukur, tinggi mencapai 60 cm dan lebar 55 cm. Bukan hanya itu saja,
di sekitarnya ditemukan satu tunas dan tiga bunga dengan jenis yang sama dengan kondisi sudah mati.

Sementara itu, Lurah Sendang Sari Bambang Samudra menuturkan, bahwa bunga ini tergolong langka. Sehingga tanaman ini harus dijaga. Saat ini pihaknya secara sederhana membuat pagar agar pertumbuhannya tidak terganggu karena di sekitar bunga ada tunas yang bakal tumbuh.

Bambang juga mengharapkan para akademisi tanaman atau masyarakat yang suka dengan tanaman langka melakukan penelitian kenapa bunga ini bisa tumbuh di tengah padat pemukiman. Sehingga tanaman ini nantinya bisa jadi referensi untuk dilakukan budidaya atau perawatan lanjutan. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru